Kamis, 31 Januari 2013

RECOVERY SEBAGAI BENTUK INOVASI TEKNOLOGI LINGKUNGAN PADA SEKTOR AIR


Pendahuluan
Apa yang saudara pikirkan jika 10 tahun, 50 tahun, atau 100 tahun lagi, air yang menjadi salah satu sumber kehidupan manusia menjadi sumber daya yang langka, bahkan dibeberapa tempat mengalami kekeringan? Jika pun ada, mungkin sudah terkontaminasi dan menjadi sumber konflik karena antar manusia saling berebut untuk mendapatkannya. Tak peduli air tersebut bersih atau tidak. Kejadian imajiner seperti ini, mengingatkan kepada artikel yang pernah dimuat disebuah majalah Cronicas de Los Tiempos pada bulan April, 2002. Surat ini berisi tentang Surat dari Masa Depan, yang seolah-olah ditulis pada tahun 2070. Isi surat tersebut menceritakan tentang keadaan bumi di tahun 2070 yang amat sangat mengkhawatirkan. Diceritakan dalam surat tersebut air sangat langka sehingga menimbulkan dehidrasi; orang buang hajat langsung ke septic tank; usia harapan hidup seseorang pun tidak lebih dari 35 tahun; oksigen terkontaminasi karena kurangnya pepohonan dan vegetasi; masyarakat harus membayar atas udara yang dihirupnya, kalau tidak dia akan dikeluarkan dari zona berventilasi; bahkan zona hijau yang masih terdapat cukup air dan pepohonan dijaga sangat ketat oleh para tentara. Secara garis besar dari surat itu dapat disimpulkan bahwa air dan udara yang bersih sangatlah berharga melebihi emas atau berlian sekalipun. Hal tersebut diakibatkan oleh ulah nenek moyang mereka yang tidak memelihara lingkungannya secara berkelanjutan di zaman dulu. Nenek moyang mereka melakukan eksploitasi besar-besaran akan Sumber Daya Alam yang ada di bumi tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi dalam jangka waktu panjang. Mereka menggunakan sumber energi bahan bakar yang berpotensi bisa merusak lingkungan secara signifikan, dan baru terasa di masa yang akan datang. Mereka tidak peduli akan himbauan segelintir orang untuk menjaga alam secara berkelanjutan. Mereka hanya memikirkan nilai ekonomi saja tanpa memikirkan kelangsungan lingkungan (ekologi) dan kehidupan sosial di masa yang akan datang. Dan siapakah nenek moyang tersebut? Tak lain adalah KITA yang hidup di zaman ini. Maukah anak, cucu, dan cicit teman-teman semua merasakan hal seperti kejadian imajiner yang diceritakan di tahun 2070 tersebut?
Air merupakan salah satu kebutuhan utama bagi semua makhluk hidup. Agar dapat digunakan untuk konsumsi sehari-hari, kualitas air harus memenuhi standar baku mutu lingkungan. Kualitas air bersih dapat ditinjau dari segi fisik, kimia, mikrobiologi dan radioaktif. Namun kualitas air yang baik ini tidak selamanya tersedia di alam sehingga diperlukan upaya perbaikan, baik itu secara sederhana maupun modern. Jika air yang digunakan belum memenuhi standar kualitas air bersih dapat menimbulkan masalah lain yang dapat menimbulkan kerugian bagi penggunanya.
Akhir-akhir ini sering timbul masalah yang sangat krusial yaitu masyarakat sulit untuk mendapatkan air bersih. Banyak sumber air yang biasa dipakai tidak dapat dimanfaatkan lagi. Penyebab sulitnya mendapat air bersih adalah adanya pencemaran air yang disebabkan oleh limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan limbah industri. Contoh dalam bidang industri adalah Penggunaan logam berat dan senyawa organik secara intensif di dalam industri yang telah menimbulkan kontaminasi di tanah dan air.  
Di samping itu, adanya pembangunan dan penjarahan hutan menjadi penyebab berkurangnya kualitas mata air dari pegunungan karena banyak bercampur dengan lumpur yang terkikis terbawa aliran sungai. Pencemaran air dapat menjadi masalah yang besar apabila tidak ditangani secara serius, namun sebaliknya bila limbah ini dikelola dengan baik dapat memberikan nilai tambah. Salah satu upaya untuk mengurangi limbah adalah mengintegrasikan usaha tersebut dengan beberapa usaha lainnya,
Ada beragam cara untuk memecahkan masalah tersebut, salah satunya dengan aplikasi teknologi yang tepat guna untuk menghasilkan air dengan kuaitas baik, menguntungkan dan mudah digunakan. Untuk mengatasi pencemaran lingkungan, terutama pencemaran air, telah  dikembangkan dan diterapkan digunakan inovasi teknologi pemulihan air limbah dengan metode-metode berbasis fisika dan kimia. Tindakan pemulihan air limbah (recovery) perlu dilakukan agar air yang tercemar dapat digunakan kembali untuk berbagai kegiatan secara aman.  Makalah ini  mencoba memberikan uraian mengenai inovasi teknologi lingkungan pada sektor air dalam pengendalian dan pemulihan pencemaran dengan menitikberatkan perhatian upaya recovery (pemulihan air yang tercemar).

Cakupan Inovasi Teknologi Lingkungan pada Sektor Air
Di Indonesia masalah pemcemaran air harus terus dihadapi seiring dengan kemajuan industri, sehingga usaha recovery dan pencegahan dari pencemaran air semakin penting untuk diperhatikan. Hal tersebut semakin mendorong berkembangnya inovasi teknologi lingkungan pada sektor  air  oleh para peneliti. Dengan teknologi Recovery terhadap air limbah, diharapkan dapat memberikan sumbangan yang nyata dan praktis bagi usaha mempertahankan kualitas lingkungan di Indonesia.
Recovery merupakan salah satu bentuk inovasi teknologi lingkungan yang ramah lingkungan dengan melakukan proses pemulihan air dari zat-zat pencemar. Tujuannya  adalah agar air yang telah tercemar dapat dipergunakan kembali untuk kebutuhan mahluk hidup sesuai dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle).
Cakupan teknologi pemulihan air limbah meliputi :
Ø  Pemulihan air limbah secara intensif melalui berbagai metode Recovery. Pengertian air limbah menurut Permen LH No.03 Tahun 2010 bahwa Air limbah adalah sisa dari suatu hasil usaha dan/atau kegiatan yang berwujud cair. 
Ø  Mempersiapkan air limbah yang sudah dipulihkan untuk pemanfaatan selanjutnya oleh masyarakat luas, misalnya untuk minum, masak, mandi, mencuci, penggunaan kembali pada industri dan lain-lain.

Contoh Inovasi Teknologi Lingkungan pada Sektor Air dan Manfaatnya
Untuk mendapatkan air dengan standar baku mutu lingkungan, dapat dilakukan berbagai proses recovery dalam kaitannya dengan inovasi teknologi sektor air. Berikut ini merupakan bentuk-bentuk dari proses pemulihan air limbah yang dapat dikembangkan secara dan dilakukan oleh masyarakat luas, yaitu :
1.      Pemisahan Aliran Limbah / Waste Stream Segregation
2.      Penguapan / Evaporation
3.      Pertukaran Ion, Kation dan Anion / Ion, Cation & Anion Exchange   
4.      Reverse Osmosis / RO
5.      Elektrodialisis
6.      Pemulihan Elektrolit / Electrolytic Recovery

1.      PEMISAHAN ALIRAN LIMBAH / WASTE STREAM SEGREGATION
Air limbah industri adalah air yang berasal dari rangkaian proses produksi suatu industri dengan demikian maka air limbah tersebut dapat mengandung komponen yang berasal dari proses produksi tersebut dan apabila dibuang ke lingkungan tanpa pengelolaan yang benar tentunya akan dapat mengganggu badan air penerima. Dampak pencemaran air limbah industri terhadap mutu badan air penerima bervariasi tergantung kepada sifat dan jenis limbah volume dan frekuensi air limbah yang dibuang oleh masing-masing industri. Berdasarkan konsentrasi bermacam komponen, air limbah dapat diklasifikasikan menjadi air limbah konsentrasi tinggi (strong), medium dan rendah (weak).
Cara pengolahan air limbah industri yang sesuai agar tidak mencemari lingkungannya dipilih berdasarkan karakteristiknya. Karakteristik air limbah industri tersebut adalah karakteristik fisika, karakteristik kimia dan karakteristik biologi (Metcalf & Eddy, 2002 dalam Moertinah 2010). Air limbah industri dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Salah satu jenis air limbah industri yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan adalah air limbah dengan kandungan organik tinggi. Karakteristik air limbah organik tinggi ditunjukan dengan tingginya parameter BOD dan COD dalam air limbah. Contoh industri dengan air limbah organik tinggi adalah industri tapioka, tahu, gula, kecap, sitrat, asam glutamat, tekstil, bir, alkohol dan lain-lain.
Pemisahan aliran limbah sangat penting untuk sebagian besar proses daur ulang dan sumber daya dari teknologi recovery / pemulihan. Untuk menggunakan kembali bahan limbah dari proses lain, memulihkan bahan kimia yang berharga dari aliran limbah atau daur ulang air bilasan, aliran limbah harus dipisahkan dari limbah lainnya yang dapat mengganggu proses penggunaan kembali atau daur ulang. Setelah cairan limbah telah diisolasi secara layak, ada berbagai metode yang dapat digunakan untuk menghilangkan logam atau proses yang mengandung bahan kimia.
Tujuan utama pengolahan limbah adalah mereduksi volume dan mengkondisikan limbah, agar dalam penanganan selanjutnya pekerja radiasi, anggota masyarakat, dan lingkungan hidup aman dari paparan radiasi dan kontaminasi (Lubis 2010). Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Limbah suatu industri bila kurang sempurna pengolahannya dan langsung dibuang ke lingkungan sekitar akan mengakibatkan pencemaran di daerah sekitarnya (Giyatmi et al. 2008). Menurut Sugikawa et al. (2000), limbah padat maupun cair organik terkontaminasi alfa perlu dikelola sampai mencapai batas aman untuk dibuang ke lingkungan atau didaur ulang.
Teknik-teknik pengolahan air buangan yang telah dikembangkan secara umum terbagi menjadi 3 metode pengolahan, yaitu pengolahan secara fisika, pengolahan secara kimia, dan pengolahan secara biologi. Untuk suatu jenis air buangan tertentu, ketiga metode pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau secara gabungan (Sugiharto : 1987).
Pada umumnya, sebelum dilakukan pengolahan lanjutan terhadap air buangan, diinginkan agar bahan-bahan tersuspensi berukuran besar dan yang mudah mengendap atau bahan-bahan yang terapung disisihkan terlebih dahulu. Penyaringan merupakan cara yang efisien dan murah untuk menyisihkan bahan tersuspensi yang berukuran besar. Bahan tersuspensi yang mudah mengendap dapat disisihkan secara mudah dengan proses pengendapan. Parameter desain yang utama untuk proses pengendapan ini adalah kecepatan mengendap partikel dan waktu detensi hidrolisis di dalam bak pengendap. Pemisahan cair-padatan dapat dilakukan dengan cara penapisan, pengendapan, penyaringan, pengapungan, filter membran, dan filtrasi lambat. Menurut Lubis (2010), untuk limbah radioaktif strategi pembuangan umumnya dibagi kedalam 2 konsep pendekatan, yaitu “encerkan dan sebarkan” (EDS)  atau “pekatkan dan tahan” (PDT).

2.      PENGUAPAN / EVAPORATION
Pemanasan atau penguapan alami yang digunakan untuk menguapkan air dari air limbah yang mengandung bahan kimia encer. Setelah dicapai konsentrasi yang cukup dari bahan kimia, solusinya adalah dapat digunakan kembali (reused).
 Pada dasarnya ada dua jenis evaporator:
a. yang beroperasi pada tekanan atmosfer
b. yang beroperasi pada kondisi vakum.

Evaporator atmosferik adalah unit yang paling umum digunakan, lebih murah daripada membeli evaporator vakum. Evaporator vakum juga digunakan untuk memulihkan bahan kimia yang datar. Itu adalah sistem tertutup yang menggunakan uap panas untuk menguapkan air pada ruang hampa.  Uap air dikondensasikan untuk digunakan kembali sebagai air bilasan. Evaporator ini beroperasi dengan membuang air bilasan dari tangki bilas pertama dan direbus pada tekanan yang berkurang. Peningkatan jumlah penguapan adalah contoh dari evaporator vakum.
Tipe sistem recovery yang melakukan proses penguapan terdiri dari evaporator, pompa penyumpal dan penukar panas. Solusi atau air limbah yang mengandung bahan kimia disirkulasikan melalui evaporator. Air yang menguap dan konsentrat bahan kimia, digunakan kembali. Dalam sistem evaporator terbuka, air yang menguap dan campuran dengan udara dan dilepaskan ke atmosfer. Dalam evaporator tertutup, air terkondensasi dari udara dapat digunakan kembali, yang selanjutnya akan meningkatkan penyimpanan uap. Penggunaan air kembali lebih disukai bila memungkinkan.

3.      PERTUKARAN ION, KATION DAN ANION / ION, CATION & ANION EXCHANGE   
Pertukaran ion diartikan sebagai pertukaran ion-ion yang bermuatan samaantara larutan dengan suatu bahan yang padat serta tak dapat larut. Penukar ion dapatberupa suatu zat dan penukar itu sendiri adalah zat padat tertentu yang dapat membebaskan ionnya ke dalam larutan ataupun menggantikan ion lain dari ionlarutan. Resin adalah senyawa hidrokarbon terpolimerisasi sampai tingkat yang tinggi yang mengandung ikatan-ikatan hubung silang (cross-linking) serta gugusan yang mengandung ion-ion yang dapat dipertukarkan.
Penggunaannya dalam analisis kimia misalnya untuk menghilangkan ion-ion pengganggu, memperbesar konsentrasi jumlah ion-ion renik, proses deionisasi air atau demineralisasi air, memisahkan ion-ion logam dalam campuran dengan kromatografi penukar ion. Berdasarkan gugus fungsionalnya, resin penukar ion terbagi menjadi dua yaitu resin penukar kation danresin penukar anion. Resin penukar kation mengandung kation yang dapat dipertukarkan, sedang resin penukar anion mengandung anion yang dapat yang dapat dipertukarkan. Secara umum rumus struktur resin penukar ion yang dapat merupakan resin penukar kation dan resin penukar anion.
Pertukaran ion sebagai teknologi untuk pemulihan bahan seperti logam dikenal dan telah digunakan pada industri selama bertahun-tahun. Garam logam yang dihasilkan dari proses industry dapat dikembalikan ke dalam pencucian untuk digunakan kembali. Pertukaran ion dapat digunakan di sebagian besar pelapisan pencucian. Pertukaran unit pada ukuran Ion (volume resin) ditentukan oleh jumlah logam yang dapat dihilangkan dari larutan pemulihan. Penukar ion ini didasarkan pada bahan sintetis dan penggunaannya terbatas pada pemulihan ion-ionkecil meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk pemulihan makromolekul (Widyasari : 2011).

4.      REVERSE OSMOSIS (RO)
Reverse osmosis memiliki tingkat filtrasi terbaik dalam teknik pengolahan limbah. Membran Revese Osmosis bertindak sebagai pengahalang terhadap garam serta molekul-molekul organik dengan berat molekul lebih dari atau sama dengan 100. Molekul air dapat lolos dari membran dan membuat aliran air murni. Penolakan terhadap garam terlarut biasanya 95% -99 %.
Aplikasi Reverse Osmosis sangat banyak dan beragam, mencakup Desalinasi air laut atau air payau, untuk air minum, pemulihan air limbah ,pengolahan makanan dan minuman, pemisahan biomedis , pemurnian air minum rumah tangga dan untuk proses industri.
Reverse Osmosis juga sering digunakan dalam produksi air ultra murni untuk digunakan dalam industri semikonduktor, industri tenaga (air feed boiler), dan medis / aplikasi laboratorium. Penggunaan Reverse osmosis sebelum pertukaran ion secara dramatis mengurangi biaya operasi dan frekuensi regenerasi. Tekanan untuk Reverse Osmosis biasanya berkisar lebih dari 75 psig (5 bar) untuk air payau, dan lebih dari 1.200 psig (84 bar) untuk air laut.
Sulhana (2012) menjelaskan Fenomena osmosis yang terjadi ketika air murni mengalir dari larutan garam encer melalui sebuah membran ke larutan garam pekat. Fenomena osmosis diilustrasikan dalam Gambar 7. Sebuah membran semipermeabel ditempatkan di antara dua kompartemen. “Semi-permeabel” berarti bahwa membran dapat ditembus oleh beberapa zat, tapi tidak bisa ditembus oleh zat yang lain. diasumsikan bahwa membran dapat ditembus oleh air, tetapi tidak untuk garam. Lalu, larutan garam dimasukkan dalam satu kompartemen dan air murni dalam kompartemen lain. Membran akan melewatkan air untuk merembes ke kedua sisi kompartemen. Tetapi garam tidak dapat melewati membran.

5.      ELEKTRODIALISIS
Elektrodialisis adalah proses elektrokimia dimana partikel bermuatan listrik, ion, yang diangkut dari larutan baku (retentate, diluate) menjadi solusi yang lebih terkonsentrasi (permeat, berkonsentrasi) melalui membran selektif ion dengan menerapkan medan listrik. Ketika larutan garam berada di bawah pengaruh medan listrik, pergerakan pembawa muatan ke dalam larutan terjadi seperti halnya dalam modul elektrodialisis. Ini berarti bahwa anion bermuatan negatif bermigrasi ke arah anoda dan kation bermuatan positif terhadap katoda (Fumatech : 2012).
Untuk garam yang terpisah dari larutan, membran pada ion-selektif, di mana hanya satu jenis ion dapat menyerap dalam keadaan yang ideal, cairan disusun tegak lurus dengan. Jadi, partikel bermuatan negatif (anion) dapat melewati membran penukar anion dalam perjalanan mereka ke anoda tetapi selektif ditahan oleh membran tukar kation hulu. Pemisahan pada tahap ini menghasilkan konsentrasi elektrolit dalam loop konsentrat yang dan menipisnya biaya operator pada loop diluate. Sebagai contoh, elektrodialisis diterapkan pada skala industri untuk produksi garam meja dari air laut, untuk produksi air minum dari air payau, untuk pengobatan boiler-feed air dan desalinasi whey.

6.      PEMULIHAN ELEKTROLIT / ELECTROLYTIC RECOVERY
Elektrolisis adalah peristiwa penguraian zat elektrolit oleh arus listrik searah. Elektroda positif (+) yang disebut juga anoda, sedangkan elektroda negative (-) disebut katoda. Dalam pemulihan elektrolit, ion logam dengan lapisan luar dari cairan elektrokimia direduksi di katoda. Pada dasarnya ada dua jenis katoda yang digunakan untuk tujuan ini adalah katoda logam konvensional (elektro yang unggul) dan katoda dengan area permukaan yang tinggi (HSAC).  Katoda HSAC dapat efektif logam di lapisan luar, seperti emas, seng, kadmium, tembaga, nikel, dll
Beberapa kegunaan sel elektrolisis adalah :
1. Penyepuhan, adalah proses pelapisan suatu logam dengan logam lain. Logam yang akan dilapisi digunakan sebagai katoda, sedangkan logam pelapis sebagai anoda.
2. Pembuatan beberapa senyawa.
Sebagai syarat berlangsungnya elektrolisis, ion harus dapat bermigrasi ke elektroda. Salah satu cara yang paling jelas agar ion mempunyai mobilitas adalah dengan menggunakan larutan dalam air (Takeuchi : 2008). Namun, dalam kasus elektrolisis alumina, larutan dalam air jelas tidak tepat sebab air lebih mudah direduksi daripada ion aluminum sebagaimana ditunjukkan di bawah ini :



Al3+ + 3e-–> Al potensial elektroda normal = -1,662 V (10.38)
2H2O +2e-–> H2 + 2OH- potensial elektroda normal = -0,828 V (10.39)

 



Metoda lain adalah dengan menggunakan lelehan garam. Masalahnya Al2O3 meleleh pada suhu sangat tinggi 2050 °C, dan elektrolisis pada suhu setinggi ini jelas tidak realistik. Namun, titik leleh campuran Al2O3 dan Na3AlF6 adalah sekitar 1000 °C, dan suhu ini mudah dicapai. Prosedur detailnya adalah: bijih aluminum, bauksit mengandung berbagai oksida logam sebagai pengotor. Bijih ini diolah dengan alkali, dan hanya oksida aluminum yang amfoter yang larut. Bahan yang tak larut disaring, dan karbon dioksida dialirkan ke filtratnya untuk menghasilkan hidrolisis garamnya. Alumina akan diendapkan.
Alumina yang didapatkan dicampur dengan Na3AlF6 dan kemudian garam lelehnya dielektrolisis. Reaksi dalam sel elektrolisi rumit. Kemungkinan besar awalnya alumina bereaksi dengan Na3AlF6 dan kemudian reaksi elektrolisis berlangsung. Kemurnian aluminum yang didapatkan dengan prosedur ini kira-kira 99,55 %. Aluminum digunakan dalam kemurnian ini atau sebagai paduan dengan logam lain. Sifat aluminum sangat baik dan, selain itu, harganya juga tidak terlalu mahal.

SIMPULAN

Inovasi Teknologi Lingkungan pada sektor pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara  kelestarian lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah baik domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Limbah suatu industri bila kurang sempurna pengolahannya dan langsung dibuang ke lingkungan sekitar akan mengakibatkan pencemaran di daerah sekitarnya. Limbah padat maupun cair organik terkontaminasi perlu dikelola sampai mencapai batas aman untuk dibuang ke lingkungan atau didaur ulang.
Recovery merupakan salah satu bentuk inovasi teknologi lingkungan yang ramah lingkungan dengan melakukan proses pemulihan air dari zat-zat pencemar. Tujuannya  adalah agar air yang telah tercemar dapat dipergunakan kembali untuk kebutuhan mahluk hidup sesuai dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle). Dengan teknologi Recovery terhadap air limbah, diharapkan dapat memberikan sumbangan yang nyata dan praktis bagi usaha mempertahankan kualitas lingkungan di Indonesia.
Jadi, dengan recovery diharapkan kualitas air di masa kini dan masa yang akan datang masih bisa terjaga kebersihan dan kesehatannya, sehingga surat dari masa depan tahun 2070 yang menyebutkan bahwa sumber daya air di dunia ini sudah kering, mengalami kelangkaan, dan tercemar mudah-mudahan tidak terjadi.



REFERENSI

Kurnanani, TB. Benito. 2012. Diktat Kuliah Inovasi Teknologi Lingkungan : Recovery Limbah. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan. Universitas Padjadjaran.

Moertinah, Sri. 2010. Kajian Proses Anaerobik sebagai Alternatif Teknologi Pengolahan Air Limbah Industri Organik Tinggi. Jurnal Riset Teknologi Pencegahan dan Pencemaran Industri vo.1 No.2 November 2010. Semarang : Balai Besar Pencegahan dan Pencemaran Industri.

Niah, Nur. 2011. Pemulihan Limah Cair Detergen Dengan Menggunakan Biofilter. Skripsi Jurusan Kimia, Fakultas MIPA, Institut Sepuluh November Surabaya.

Peraturan Menteri lingkungan Hidup No.03 Tahun 2010 tentang Baku Mutu Air Limbah bagi Kawasan Industri. Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Sugiharto. 1987. Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah. UI Press. Jakarta

Sulhana, Wahyu. 2012. Incinerator, Reverse Osmosis, Sewage Treatment Plant, Air. Bandung : Publikasi Teknologi Hasakona 


Sunardi.. 2012. Diktat Kuliah Inovasi Teknologi Lingkungan : Waste Water Treatment. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan. Universitas Padjadjaran.

Takeuchi, Yoshito. 2008. Elektrolisis. Situs Kimia Indonesia. www.chem-is-try.org.

Widyasari, Trismita dkk. 2011. Resume Mikrobiologi Industri “Ion Exchange Recovery Of Protein” (Pertukaran Ion Pemulihan Protein). Yogyakarta : Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.



Oleh: 
RADEN AYU MUTIARA
Dan      
SRI RATNA WULAN





Rabu, 30 Januari 2013

Solusi Sampah Untuk Bandungku

Bandung,review,Bandungreview


Suatu hari saya pernah mengikuti pelatihan Zero Waste Lifestyle yang diadakan oleh YPBB di Bandung. Ngeri amat deh, karena fakta menunjukkan bahwa sampah yang dihasilkan di kota Bandung bila diakumulasikan bisa mencapai 10x lipat luas Candi Borobudur perbulannya, percaya gak sih? Kalau saya sih percaya aja, soalnya sampah-sampah dipinggir jalan Bandung saja sudah berserakan dimana-mana, bak sampah di tempat pembuangan sampah juga sudah penuh sampai tidak muat menampungnya, belum lagi perilaku orang yang buang sampah langsung ke sungai dengan seenaknya tanpa merasa bersalah.

Itu baru sebagian kecil saja masalah sampah yang ada di Bandung. Selain itu masih banyak lagi. Coba saja di Gasibu atau Monumen sedang ada acara seperti konser musik, pameran, racing, pasar minggu, atau lainnya, pasti bisa ditebak yang tersisa pada akhir acara adalah sampah berserakan dimana-mana. Apakah ini disebabkan karena waktu acara tersebut tidak disediakan tempat sampah yang memadai sehingga pengunjung bingung hendak membuang sampah kemana, atau memang perilaku pengunjungnya saja yang enggan untuk menyimpan sampah ditasnya terlebih dahulu dan membuang sampah ketika telah menemukan tempat sampah, waduh entahlah tebak saja sendiri.

Menurut saya Bandung merupakan kota yang seperti magnet, karena begitu kuatnya dorongan dari orang-orang di luar kota Bandung untuk datang kesini. Bagaimana tidak, tempat kuliah favorit di Indonesia ya ada di Bandung ini, ITB dan UNPAD, sehingga para tamatan SMA/Sederajat dari seluruh penjuru Indonesia pada awal tahun pelajaran akan berbondong-bondong untuk kuliah di Bandung. Selain itu, Bandung juga terkenal dengan factory outlet, wisata kuliner, dan wisata alamnya, sehingga hal tersebut menjadi salah satu faktor pendorong orang-orang untuk datang ke Bandung. Nah, banyaknya orang-orang yang melakukan aktivitas di Bandung berbanding lurus dengan volume sampah yang ada di Bandung. Jadi intinya, semakin banyak orang yang melakukan aktivitas di Bandung, maka akan semakin banyak pula sampah yang dihasilkan di Bandung ini.

Banyaknya timbunan sampah di Bandung ini, mengakibatkan beberapa kerugian. Diantara kerugian yang ditimbulkan oleh sampah ini adalah, banjir, bau tidak sedap, menghambat perjalanan ketika berlalu lintas, menimbulkan penyakit, sungai menjadi terkontaminasi, sistem drainase tersumbat, merusak pemandangan keindahan kota Bandung, dsb. Lalu bagaimana solusinya agar Bandung bebas dari sampah?

Wah, kalau nanya hal ini, saya akan menjawab begini:

1. Mengedukasi masyarakat untuk mengompos sampah rumah tangganya sendiri di tiap rumah nya masing-masing, yaitu dengan membuat keranjang Takakura (untuk yang tidak punya lahan luas) atau mengomposnya sendiri di kebun.

2. Membuat peraturan daerah supaya tiap rumah yang menghasilkan sampah rumah tangga, harus dipisah-pisahkan terlebih dahulu, mana yang organik dan mana yang non-organik. Kemudian sampah yang organik harus dikompos sendiri di rumah masing-masing, dan yang non-organik akan diangkut oleh petugas untuk di daur ulang. Bila tidak dilakukan maka akan didenda berkali-kali lipat mahalnya.

3. Membatasi jumlah sampah yang hendak diangkut oleh petugas, misalnya tiap sampah non-organik yang dihasilkan tiap rumah tidak boleh lebih dari 1 kg perharinya,  dan bila melebihi maka akan di denda berkali-kali lipat mahalnya.

4. Memasang CCTV ditempat-tempat umum, bila ada yang ketahuan membuang sampah seenaknya, segera diambil peringatan oleh pihak terkait.

5. Menyediakan tempat-tempat sampah di berbagai ruang publik.

6. Membatasi penjualan plastik dan stereofoam

Nah, dari kesemua opsi ini hanya mungkin terlaksana bila ada kesadaran dari masyarakat Bandungnya sendiri. Walaupun sistem yang diberlakukan dibuat seketat dan sebagus mungkin, namun bila dalam pelaksanaannya tidak ada kesadaran dari masyarakat ataupun kontrol yang ketat dari pembuat kebijakan, maka akan sulit untuk membuat Bandung bebas dari sampah. Salam hijau Bandungku ya teman.

Oleh: Sri Ratna Wulan
@deanilucu

Selasa, 29 Januari 2013

Urgensi Mushalla di Mall



Hari ini saya mau nonton film Ainun Habibie yang ke-2 kalinya sama teman. Tapi sebelumnya saya ke perpus dulu dan pulang sore. Teman saya pun mengsms sebelumnya, dan pas 20 menit kemudian saya pun membalasnya, dan pending. Lah ni temen saya ga bener nih, katanya mau nonton giliran di telepon terus di sms eh malah pending, kaya mati gitu hp nya. Wes lah pikir saya, kayaknya dia ketiduran deh. Kemudian saya pun pulang lah, tapi sebelumnya saya beli dulu memory card untuk MP3 saya, waduhh harganya naik lagi masa yang 4 GB jadi 35 ribu, padahal sebelumnya 30 ribu doang. Kata abang-abangnya sih udah naik seminggu ini. Hoalah kenapa ga minggu kemarin aja saya beli nya yak.
Setelah beli memory card, saya pun lapar, baru inget kalo dari pagi belum makan. Baru makan mie ayam aja hahaha belum makan nasi kan belum makan orang Indonesia mah. Saya pun beli lah gorengan, kemudian diteruskan membeli ayam penyet bu Erte yang terkenal enak banget kalau di Monumen Dipati Ukur. Sebelumnya sih saya mau beli soto Purbalingga, tapi ternyata ga jualan. Nah pas baru aja saya mau makan, teman saya pun bales sms katanya dia ketiduran, nah kan bener saya bilang. Dan dia sebentar lagi on the way mau nonton di BIP. Widihhhhh, baru aja saya mau makan, walhasil saya cepet-cepet makannya mana panas lagi, tidak diresapi karena langsung nelen aja hehe. Karena saya khawatir temen saya keburu jemput di halte, maka saya bungkus aja deh sebagian makanannya dan bergegas kesana. Halte damri pun menjelang jam sore, disana ternyata ada seorang ibu yang ketinggalan Damri, dan kini dia sedang menunggu menjemput dari Jatinangor. Ternyata suami ibu itu dosen juga di Riau tapi, dan sekarang sedang mengambil S3 di Unpad. Keren yaa. Sama ibu itu pun saya ngobrol ngalor ngidul. Lamaaaa banget kita berdua nunggu jemputan, ya suami ibu itu, ya temen saya juga. hadeuhhh mana bau pesing lagi nih halte, cape dehhh. Akhirnya suami ibu itu pun datang lah, pas temen saya pun nyampe pula, lah ternyata dia dari Rumah Sakit dulu, beuhh tau gitu makan nya tadi diabisin dulu deh. Haha.
Kita pun meluncurlah ke BIP, karena waktu sudah menjelang maghrib, kita pun sholat maghrib dulu di BIP. Saya sangat apreciate sekali deh sama mall BIP, karena punya mushalla yang nyaman. Saya suka kepikiran deh kenapa sih mall-mall itu jarang banget punya mushalla yang nyaman, padahal kalau kata saya salah satu kebutuhan dari pengunjung di mall itu ya tempat ibadah, alias mushalla yang nyaman dan ga sempit, apalagi pengap. Kalo mushalla di mall Braga ya gitu deh, di pojok dan pengap, lumayan bersih sih, tapi ga nyaman saya mah kalo pengap. Nah kalo di PVJ ya ga ada mushalla banget, kalo mau sholat ya keluar komplek PVJ dulu, nah disekitaran PVJ sana baru ada mesjid punya masyarakat kayaknya. Kalo di Kings pengap juga sama, ini mah bukan mushalla tau apa deh namanya, seadanya banget. Kalo di Pasar Baru mah enak ada mesjidnya di atas gedung, jadi ga perlu khawatir kalo lagi belanja terus pengen shalat. Kalo mall BSM sama Ciwalk saya belum pernah ke mushallanya sih, apakah ada atau tidak.  
Jadi menurut saya adanya mushalla di mall itu amat sangat penting sekali. Orang juga kalo pergi ke mall ya ga konsumtif-konsumtif juga kali, kalo gilirannya udah masuk waktu shalat ya pengen shalat dulu lah, baru dilanjut belanja lagi. Nah, fenomena kemarin di mushalla BIP, pas waktu shalat maghrib banyaaakkkk banget yang hendak shalat dari mulai pengunjung sama karyawannya, untung mushallanya gede, bersih, dan nyaman, jadi ketampung deh semua. Itu menunjukkan orang-orang juga ke mall itu ya ga belanja doang kali. Makanya pihak pengelola mall seharusnya membangun fasilitas yang membuat nyaman bagi pegawai dan konsumennya. Kalo pengen mall nya laku, kayaknya perlu dibangun mushalla yang nyaman, bersih dan ga pengap seperti di BIP deh. Hehehe #inibukanpromosi#. Ya mungkin bisa dikatakan mushalla di mall itu sebagai bagian dari CSR nya pengelola mall. Bukan begitu?
Oh ya, beres shalat kita pun nonton film Habibie-Ainun lagi. Nah, walaupun saya sudah tau jalan ceritanya karena sudah pernah nonton minggu kemarin, ehhhh masih nangis juga. Waduhhh cewek cewek. Hehe. Sekian. 



Kamis, 10 Januari 2013

Itinerary to Bangkok for Firsttimer

As I promised you in my previous Notes, here's the ultimate step-by-step recommendation in Bangkok. Bring this along with you... so you'll never miss any precious travel moments there. Enjoy!


Passport and Visa
Indonesian needs no visa and there is a regulation of minimum 6 months passport validity to enter Thailand. The maximum stay for business and leisure is 30 days.

Flight
There are numerous flight services from Jakarta to Bangkok and vice versa. For those living outside Jakarta, there’s a connection in either Singapore or Kuala Lumpur before reaching Bangkok. You can choose Full Board Airlines such as Garuda Indonesia, Thai Airways, or Singapore Airlines. Or if you prefer the budget option, go for Mandala-Tiger Airways, Air Asia, or Jetstar. All of the above mentioned airlines are landed in Suvarnabhumi International Airport, except Air Asia. Starting three months ago, Air Asia moved to Don Mueang International Airport. While Suvarnabhumi is served with an airport link train, the easiest way (though not the cheapest) to reach downtown Bangkok from Don Mueang is by taxi. But if you’re thinking if cheaper option, go for local. There are some services

Local Transportation
Bangkok is blessed with reliable and cheap mode of local transportation. When I was there in the 1990s, Bangkok was jammed so bad that going from one place to another can take more than 2 hours. But it’s a lot better today, with its BTS (Bangkok Sky Train) and MRT, Silom to Siam can be reached with less than 15 minutes, while it used to be hours. To add the ‘wow’ to its commuter system, Suvarnabhumi International Airport is now linked to downtown, making it easier (and cheaper) for travelers.

Money Matters
1 Thailand Baht (THB) is approximately Rp 320,-. For other exchange rate (USD to THB, Euro to THB, or SGD to THB), please check at http://www.xe.com.

Halal Food
It is considerably easy to find halal food places all over Bangkok. There is one halal stall in every food courts in Bangkok Shopping Malls. If you wish to go for the authentic and more variety Thai halal food, go for Yana Restaurant in MBK, Saman Islam food centre in Chatuchak Market, or Pratunam area (Ratchathewi BTS Station) nearby Darul Aman Mosque.


Top 5 Hostel
  
1) Saphaipae Hostel
(http://www.saphaipae.com – reservation: rsvn@saphaipae.com)
5 minutes walking to BTS Surasak Station. Bed in mix dormitory starts at THB 350 (Rp 96.000,-) per person per night. Clean, worth the money, separate bathrooms for Ladies & Gents, designated floor for Ladies only, strategic location to reach every parts of Bangkok, friendly staffs. Recommended.

2) Lub d Siam Square
(http://siamsquare.lubd.com)
100 meters from BTS National Stadium Exit 1.  Near MBK Shopping Mall and Siam Square. Bed in mix dormitory room starts at THB 600 (Rp 192.000,-) per person per night. Perfect location, clean, slightly expensive comparing to other hostels.

3) CheQInn
(http://cheqinn.com/)
15 minutes walking to BTS Nana Station. Bed in mix dormitory starts at Rp 133.000,- per person per night. Boutique hostel style, nicely design and cozy, very clean, need a bit walk to BTS Station.

4) Nap Park
(http://www.nappark.com/)
10 minutes walking to the famous backpacker area – Khao San Road. Bed in ladies dormitory is at THB 500 (Rp 160.000,-) per person per night. Strategic location for sightseeing in old city (Grand Palace, Chao Phraya River, Wat Saket, Wat Pho, etc).

5) Smile Society Hostel
(http://smilesocietyhostel.com/)
10 minutes to BTS Saladaeng Station and 15 minutes to MRT Silom Station. Bed in ladies dormitory is at THB 440 (Rp 140.000,-) per person per night. Nearby Patpong Night Market, clean, minimalist, friendly staffs.


Top 5 Family Hotel (Prices are based from online booking engine – Agoda.com or Booking.com)

1) The Montien Hotel Bangkok. (http://montien.com/Bangkok). Best location, friendly staffs and spacious room. 5 minutes walking to Sala Daeng BTS Station and Sam Yan MRT Station. Superior Double Room starts at THB 2200/Rp 704.000,-.

2) Citadines Sukhumvit Soi 8. Apartment style, 15-20 minutes walking to Nana BTS Station (or 5 minutes with complimentary tuk tuk service). Executive Studio from THB 2000/Rp 640.000,-.

3) Aspen Suites Bangkok. Apartment style, 15 minutes walking to Nana or Ploenchit BTS Station (free tuk tuk service to BTS Station is available). Superior Studio from THB 2000/Rp 640.000,-.

4) Novotel Bangkok Fenix Silom. 10 minutes walking to Surasak BTS Station and Saphan Taksin Pier. Standard Double Room from THB 2200/Rp 704.000.-.

5) Budacco Hotel. 5 minutes walking to Pratunam Market and Platinum Fashion Mall. 10-15 minutes walking to Ratchathewi BTS Station and Central World Shopping Centre.


Top 5 Budget Hotel (Prices are based from online booking engine – Agoda.com or Booking.com)

1) Metz Pratunam. 10-15 minutes from Platinum Fashion Market, 15 minutes to Ratchathewi BTS Station. Double Room is at THB 1300/Rp 416.000,- include breakfast.

2) Nasa Vegas Hotel. 5 minutes walking from Ramkhamhaeng Airport Link Station. Double Room from THB 600/Rp 192.000,-.

3) Rambuttri Village Plaza. 5 minutes walking from backpacker area (Khao San Road) and Chao Phraya River. Superior Double Room is at THB 1000/Rp 320.000,-.

4) Ecotel Bangkok. Around 15 minutes walking to Pratunam Market/Platinum Fashion Mall and 20 minutes to Chidlom BTS Station. Superior Double Room starts at THB 1100/Rp 352.000,-.

5) For You Residence. 5 minutes to Surasak BTS Station. Standard Double Room from THB 950/Rp 304.000,- without breakfast.


Top 5 Places to See for First-Timer to Bangkok:

1) Grand Palace.
  • How to get there: Alight at Saphan Taksin BTS Station, take Chao Phraya Express Boat to Tha Chang pier and walk 10 minutes. The journey from Saphan Taksin BTS Station is around 15 - 20  minutes. By taxi is around THB 100/Rp 32.000,- from MBK/Siam.
  • Price: THB 400 (Rp 128.000,-).
  • Operational Hours: Everyday 08.00 – 18.00.
  • Notes: there are many scammers in front of the Grand Palace main gate trying to trap tourists by telling that Grand Palace is closed until late noon. Ignore them, go to the ticket counter and consult the uniformed staffs. Grand Palace do closed on certain days, such as New Year, Songkran, and King’s Birthday. To make sure everything is in order, call or visit the TAT office.
  • Worth to see: the entrance fee is included Emerald Buddha Temple and Vimanmek Museum in Royal Dusit Palace. Pay a visit if you have time.
2) Wat Pho (Reclining Buddha Temple).
  • How to get there: Wat Pho is located next to Grand Palace. Or alight at Saphan Taksin BTS Station, take Chao Phraya Express Boat to Tha Tien pier and walk 5 minutes. The journey from Saphan Taksin BTS Station is around 20 minutes. By taxi is around THB 100/Rp 32.000,- from MBK/Siam.
  • Price: THB 100 (Rp 320.000,-).
  • Operational Hours: Everyday 08.00 – 18.00.
  • Notes: just like Grand Palace, there are many con artists in Wat Pho. They try to take you somewhere (usually the other temples – Lucky Buddha, Standing Buddha, etc) and end up in tourist-trap shops. Don’t listen to them.
  • Worth to try: Wat Pho Thai Massage at THB 250 – 300 (Rp 80.000,- – Rp 96.000,-) for 30 minutes.
3) Ananta Samakhom Throne Hall (Museum).
  • How to get there: by taxi (around THB 100/Rp 32.000,-) from MBK/Siam.
  • Price: THB 150 (Rp 480.000,-) + THB 50 (Rp 16.000,-) for sarong.
  • Operational Hours: 10.00 – 18.00 Tuesday to Sunday. The Museum is closed on Mondays, New Year, and Songkran Holidays.
  • Notes: Proper attire is required, no short pants, sleeveless t-shirt, and torn jeans. Women should wear skirt or purchase sarong to cover the pants.


4) Madame Tussaud (Wax Museum).
  • How to get there: Siam Discovery 6th Floor (Siam BTS Station).
  • Price: THB 800 (Rp 256.000,-). There’s a limited offer for early bird. Check the website: http://madametussauds.com/Bangkok for further information.
  • Operational Hours: Everyday from 10.00 – 21.00. Last admission: 20.00.
  • Notes: our first-ever President Soekarno is standing proudly at Madame Tussauds Bangkok. Never leave this wax museum without taking picture with him.


5) Khao San Road
  • How to get there: alight at Saphan Taksin BTS Station, take Chao Phraya Express Boat to Phra Arthit pier and walk 10 – 15 minutes. The journey from Saphan Taksin BTS Station is around 30 minutes. Or by taxi (around THB 100/Rp 32.000,-) from MBK/Siam.
  • Notes: Khao San Road is the mecca for backpackers and travelers. This road is busy 24-hour and may not suitable for some people, especially after dark as clubs and pubs open the doors. The street vendors selling merchandises and clothes are overpriced comparing to Chatuchak or Platinum, but if you really want to buy something, try bargaining politely.
  • Don’t leave Khao San Road without: trying pad-thai – Thai Fried Noodle. You can easily spot the cart selling pad-thai along this road. Prices are cheap and the portion is huge.

There are many other interesting spots to see in Bangkok. A whole week probably not enough to cover all these. But if you can spare more time in Bangkok, why don’t you try: Wat Arun (Temple of The Dawn), Damnoen Saduak Floating Market, Jim Thompson’s House and Museum, Siam Niramit Show, The National Museum of Bangkok, Old Town Night Tour, Chocolate Ville and Yaowarat (Chinatown). Bet you will have an unforgettable journey to Bangkok!


Recommended Shopping Places:
1) Mah Boon Krong (MBK) Shopping Mall. National Stadium BTS Station (or walk 5 minutes from Siam BTS Station).

2) Siam Paragon. Siam BTS Station or walk 5 minutes from MBK.
3) Central World. 5-10 minutes walking from Siam BTS Station.
4) Chatuchak Market. Mo Chit BTS Station Exit 1 or Chatuchak Park MRT Station Exit 1. Opening hours: Saturday and Sunday from 9.00 – 18.00.
5) Asiatique by The Riverfront. Saphan Taksin BTS Station and Asiatique free shuttle boat service.

6) Platinum Fashion Mall. 10 minutes walking from Central World Shopping Centre.
7) Terminal 21 – Themed Shopping Mall. Adjacent to Asoke BTS Station.
8) Bobae Tower. The easiest way to go to Bobae Tower is by taxi, the fare is less than THB 100/Rp 32.000,- from MBK.

9) IKEA. Udomsuk BTS Station and IKEA free shuttle bus service.

10) Mega Bangna Shopping Complex. Udomsuk BTS Station and IKEA free shuttle bus service.


Must-Eat & Drink in Bangkok
1) Som Tam (Papaya Salad) – you can buy Som Tam from any Thai Restaurants all over Bangkok, food courts, and street kiosks.

2) Pad Thai – Fried Noodle Thai Style, with your selection of meats or vegetarian. Pad Thai is probably Thai food that I never get bored of.

3) Tom Yam – seafood spicy and sour soup with or without coconut milk and cream.

4) Tom Kha Gai – chicken and herb soup in coconut milk.
5) Green Curry – with selection of seafood, chicken, or beef.
6) Thai Beef Noodle – clear beef broth soup with white noodle.
7) Thai Chicken Briyani Rice – Thai Moslem specialty of halal food.
8) McWings Tom Yam from McDonalds – tom yum flavor fried chicken wings.

9) Thai Sausages (Halal and Non-Halal)
10) Mango Sticky Rice – sweet Thai mango served with sticky rice and condensed milk.

11) Thai Ice Tea – thick and black Thai tea mixed with condensed milk and evaporated milk.
12) Thai Ice Green Tea – Japanese green tea mixed with condensed milk and evaporated milk.
13) Thai Tea Ice Cream.

14) Coconut Ice Cream.
15) Luk Chup – Mini fruit-shaped mung bean dessert.


Top 10 Restaurants, Cafes, and Food Courts in Bangkok
1) Yana Restaurant (Halal Thai Restaurant) – MBK Shopping Mall, 5th Fl. Price: THB 150 – 200 (Rp 48.000,- – Rp 64.000,-) per person.

2) Som Tam Nua (Recommended: Som Tam with Salted Crab and Som Tam with Salted Egg) – Siam Square Soi 5 (in front of Siam Paragon Shopping Mall). Price: around THB 150/Rp 48.000,- per person.

3) Manna Thai Restaurant – Thailand Best Restaurant 2012. Located in Ground Floor Siam Paragon. Price: THB 200 – 300(Rp 64.000,- – Rp 96.000,-) per person.

4) Food Court Siam Paragon – cheap Thai cuisines (Halal food available) in Ground Floor Siam Paragon. Price: THB 50 – 80 (Rp 16.000,- – Rp 25.600,-) per portion.
5) Food Court Platinum Shopping Mall – cheap Thai cuisines (Halal food available) in 6th Floor Platinum 2 Shopping Mall. Price: THB 40 – 100 (Rp 12.800,- – Rp 32.000,-) per portion.
6) Saman Islam Food Centre Chatuchak Market. Price: THB 50 - 200 (Rp 16.000,- - Rp 64.000,-).

7) Mango Tango (Recommended: Mango Sticky Rice – large portion) – Siam Square Soi 5. Price from THB 80/Rp 25.600,- per portion.
8) After You Dessert Café (Recommended: Shibuya Honey Toast) – Siam Paragon Ground Floor and Thong Lor 13 (J Avenue). Shibuya Honey Toast THB 160/Rp 51.200,- per portion.
9) Dean & Deluca (Recommended: Coffees, Tarts, and Sandwiches) – Chong Nonsi BTS Station (Exit 3), next to Ritz Carlton. Coffee from THB 100/Rp 32.000,-.
10) Crepes & Co – Langsuan Soi 3 (15 minutes walking from Central Chitlom Shopping Mall) Chitlom BTS Station. Price from THB 150/Rp 48.000,- per portion.


Top 5 Souvenirs
1) Fridge Magnets (Chatuchak Market – 7 pieces for THB 100/Rp 32.000,-)
2) Coin & Cosmetic Pouch (Chatuchak Market, 2 – 5 pieces per package. THB 80/Rp 25.600,-)
3) IKEA stuffs (Catalogues and prices can be checked at http://ikea.com./th/en)
4) Tae Kae Noi – Seaweed snacks (Tae Kae Noi Land – Terminal 21 Asoke. Prices from THB 5/Rp 1600)

5) Monthong Durian Chips (Mah Boon Krong Shopping Mall THB 150/Rp 48.000,-)



Suggested Itinerary (3 Days 2 Nights)
Day 1: Arriving in Bangkok. Sightseeing (and shopping) around Siam area: Siam Square, MBK, Siam Discovery – Madame Tussauds, Siam Paragon, Central World. Dinner and watching Calypso Cabaret performance in Asiatique by The Riverfront.
Day 2: Chao Phraya River – Grand Palace – Wat Pho – Ananta Samakhom. Dinner and walking around Khao San Road – the backpacker place of Bangkok.
Day 3: Last Minute Shopping at Platinum Fashion Mall and Pratunam Market before heading back to Indonesia.

PS: If you’re going on the weekends, you can squeeze in or add one more day to see Chatuchak Weekend Market.


I'm adding this Tourism Authority of Thailand information, in case you need it:

TAT Head Office
Tourism Authority of Thailand
1600 New Phetchaburi Road, Makkasan, Ratchathewi, Bangkok 10400
Tel: +66 02 250 5500
Fax: +66 02 250 5511
Website: http://www.tourismthailand.org
E-mail Address: center@tat.or.thTAT Tourist Information Counters

TAT Tourist Information Counters can be found at the following locations:
Tourism Authority of Thailand
1600 New Phechatburi Road, Makkasan, Rajathewi, Bangkok 10400
Open daily from 08.30 to 16.30 hrs.

Suvarnabhumi Airport Arrival Floor, Domestic Tel: (66)2134 0040 Open 24 hours
Suvarnabhumi Airport Arrival Floor, International Tel: (66)2134 0041 Open 24 hours

TAT Call Center 1672 Operational hours’ 08.00-20.00 hrs.


sumber: https://www.facebook.com/notes/claudia-kaunang/cks-best-ever-travel-and-shopping-d-guide-to-bangkok/453614594688543

Minggu, 06 Januari 2013

Toge Goreng

Hai teman-teman yang hobby masak, hari ini saya bikin Toge Goreng loohhh. Toge Goreng ini makanan khas dari Bogor. Walaupun saya bukan orang Bogor, tapi saya orang Indonesia looh hehehe..

Berikut tahapan masak Toge Goreng ala saya:

Persiapkan bahan-bahan:
1. toge (direndam pakai air panas, tiriskan)
2. mie telor (kalo saya sih pake mie instan aja) (rebus, tiriskan)
3. tahu (4-5 potong, mau banyak juga ga apa-apa tergantung selera)
4. tempe (untuk di ulek sebagian dan untuk digoreng sebagian)
5. tauco
6. cabe merah
7. bawang merah
8. bawang putih
9. bawang bombay
10. tomat
11. kecap manis
12. bumbu penyedap
13. air secukupnya
14. minyak goreng

Nah, setelah bahan-bahan lengkap, berikut langkah memasaknya:
1. bawang putih, bawang merah, bawang bombay, tomat, cabe merah, tempe, semuanya diulek. Setelah bumbu semuanya diulek kemudian sisihkan.
2. Lalu goreng tahu dan tempe yang sudah dipotong-potong, sisihkan lagi.
3. Setelah itu bumbu yang tadi diulek goreng deh ke minyak yang udah dipanaskan.
4. Setelah bumbu sudah harum, masukan tauco dan kecap manis, aduk-aduk, kemudian tambahkan air secukupnya, jangan banyak-banyak loohh, ntar encer doongg.
5. Aduk terus sampai merat, kemudian tambahkan bumbu penyedap, gula pasir, garam, secukupnya.
6. Setelah bumbu agak mengental, tapi masih ada sedikit airnya, matikan api nya.
7. Masukan ke piring besar: mie yang telah direbus, toge, tahu dan tempe yang telah di goreng.
8. Kemudian siramkan dengan bumbu yang tasi telah dimasak.
9. Jadi deh, tinggal makan.


Berikut hasil kreasi saya:
                                                                Sebelum disiram bumbu

                                                                Setelah disiram bumbu

Selamat makaaannnnn :D


bisa diliat juga di blog saya yang kompasiana http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2013/01/06/toge-goreng-523016.html

Sabtu, 05 Januari 2013

BANDINGKAN SEBELUM MEMBELI BARANG DISKONAN

Sebenarnya saya adalah seorang yang tidak terlalu suka berbelanja barang-barang fashion, seperti tas, baju, atau sepatu. Apalagi kalau belanjanya di mall, wah bisa tekor saya karena biasanya barang-barang di mall harganya selalu lebih mahal dari harga pasar hehe. Kok tahu? Ya iya soalnya saya suka ngebanding-bandingin harga barang-barang yang ada di mall, pasar baru, dan pasar gasibu. Jadi, kalau ke mall kerjaan saya cuma window shopping, bandingin harga, sama nonton. Namun terkadang di mall-mall juga seringkali ngasih diskon gede-gede-an, tak tanggung-tanggung diskonnya sampai 70 sampai 80 %, sehingga mau tak mau, naluri saya sebagai seorang perempuan yang lemah iman, melihat diskon yang begitu besar, dan membuat harga menjadi amat sangat miring menjadi tergoda juga untuk membelinya. Eits, tapi jangan sampai lupa diri kalau lagi diskon gede-gede-an, sehingga membuat kita lupa daratan.
Nah, berikut tips berburu barang diskon dan murah ala saya:
1. Jika suatu hari kita melihat barang diskon di mall, jangan dulu langsung membelinya, bandingkan dulu dengan harga di tempat lain (seperti pasar baru, pasar gasibu, dll), sebab bisa jadi harga di tempat lain lebih murah. Kalau di tempat lain, barang tersebut memang tidak ada, atau malah lebih mahal, nah baru deh kita bisa membeli barang tersebut.
2. Kalau di mall, biasanya yang diskon gede-gede-an an ya pas akhir tahun, lebaran, atau natal. Jadi, ga ada salahnya saving budget untuk belanja diskonan di hari-hari besar tersebut.
3. Di mall biasanya ada program mid-night-sale juga, biasanya diskon nya juga ga tanggung-tanggung gede-nya.
4. Toserba seperti Griya, Yogya, ataupun mini market seperti Alfamart biasanya mempunyai koran terbitan mereka sendiri, yang isinya tentang harga-harga barang yang di jual di bulan tersebut, sehingga kita bisa tahu barang-barang mana yang sedang murah, didiskon, atau tidak.
5. Jika sering berbelanja bulanan ke mall, mendingan jadi member nya deh, biar bisa dapat diskon-an kalau sedang belanja, kan lumayan.
6. Oh iya, kalau malas keluar rumah belanja online pun ada kok yang suka diskon-an, ada yang suka diskon tengah malam seperti bhinneka dot com, ada juga yang diskon kalau kita beli barang lebih dari 3 seperti di saqina dot com.
7. Yang terakhir, bijak membeli barang yang memang benar-benar diperlukan.
Segitu dulu ah :)

HARTA KITA

Hadist dari Muthorrif dari bapaknya dia berkata: aku datang kepada nabi saw, ketika beliau sdg membaca alhaakumuttakaatsur (bermegah2an telah melalaikan kamu). Beliau bersabda: anak adam (manusia) berkata: hartaku! hartaku! ; beliau bersabda: hai anak adam tidak ada yg engkau miliki dari hartamu kecuali yg engkau makan lalu habis, atau pakaian yg engkau pakai lalu hancur, atau harta yg engkau shodaqohkan, maka akan berlanjut terus. HR Muslim.

Jadi maksud dari hadist diatas adalah bahwa manusia tdk memiliki harta apapun kecuali yg dimakan, yg dipakai, dan yg dishodaqohkan. Adapun yg dimakan dan dipakai kalau itu membantu kpd menaati Alloh, maka itu menjadi kebaikan, dan kalau itu membantu kepada maksiat kepada Alloh, kepada kejahatan, dan kepada kesombongan, maka itu menjadi cobaan, ujian, dan bala.

Kita boleh kaya sekaya-kayanya, tapi jgn lupa SHODAQOH..supaya amalnya berkelanjutan hehe..

Hadiah Ulang Tahun dari Anakku

Alhamdulillah syukur tak terhingga atas nikmat-nikmat Alloh yang diberikan hingga detik ini. Alhamdulillah Alloh amanahkan kepada kami anak ...