Jumat, 28 Agustus 2020

Hadiah Ulang Tahun dari Anakku

Alhamdulillah syukur tak terhingga atas nikmat-nikmat Alloh yang diberikan hingga detik ini.

Alhamdulillah Alloh amanahkan kepada kami anak yang lucu, cerdas, sholeh dan berderet harapan-harapan baik lainnya.

Hari ini Davan menghadiahi gambar yang sangat bagus. Davan menggambar ibu, abi, saudara-saudara sepupunya dan 'adik' yang belum Alloh amanahkan kembali kepada saya. Mudah2an do'a Davan, ibu dan abi untuk segera mempunyai adik untuk Davan yang sehat jasmani rohani terkabul. Aamiin ya rabb.

Rabu, 05 Agustus 2020

Membaca Buku


Dulu, biasanya sebelum Davan bermain, saya kasih syarat untuk membaca buku terlebih dahulu. Davan pun akan membaca buku-buku yang ada di rak,  tapi dengan 'agak' terpaksa. 

Tapi akhir-akhir ini berbeda. Membaca dengan keinginan sendiri tanpa diperintah itu rasanya kayak lagi haus trus dikasih air es dingin, nyesss. Kira-kira begitulah rasanya perasaan saya akhir-akhir ini terhadap keingininan Davan yang tau-tau sedang membaca bertumpuk-tumpuk buku sendirian, tanpa diperintah.

Teruslah membaca buku yang bermanfaat Davan, karena buku adalah jendela dunia. Dan membaca adalah kuncinya. Proud of you.

Senin, 20 Juli 2020

HARI PERTAMA ANAKKU SEKOLAH

Hari ini, tanggal 21 Juli 2020 Davan mulai masuk sekolah di TK *** (ga kerasa my baby boy udah TK lagi aja huhuhu.....) hari pertama tatap muka langsung. Sebagai informasi, dari sekitar bulan Maret sampai saat tulisan ini dibuat, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Karena pandemi lah, dari yang seharusnya Davan mulai masuk sekolah tanggal 13 Juli diundur menjadi 20 Juli (online) dan 21 Juli (tatap muka). Seperti biasa sebelum menuju ke suatu tempat yang akan dikunjungi, Davan dibriefing untuk belajar agar mau ditinggal sama guru atau pendamping.

Sekadar flashback sedikit. Jadi Davan ini agak sulit kalau harus ditinggal oleh ortunya. Ya gimana ga nempel terus, sehari-hari dia terus bersama kami. Jadi Davan ini mulai ikut kegiatan PAS ITB dari sejak semester 69, 70, 71 dan terakhir ikut di semester 72. Tapi sayangnya harus berhenti di tengah jalan karena pandemi. Sejak di semester 69 PAS ITB itu Davan kok susah banget ditinggal oleh ortunya untuk bersama kakak-kakak pendamping, --biasa disebut Kakak PAS-- . Jadi kalaupun mau ditinggal, kayaknya hatinya ga tenang gitu. Bola matanya selalu bergerak liar mencari di manakah Abi dan Ibunya berada.

Okee balik lagi ke Hari Pertama masuk Sekolah TK ***. Persiapan buat sekolah dari sejak kemarin malam sudah matang banget. Tas beserta isinya sudah siap. Baju bermerk *** sudah siap untuk dipakai. Dan yang paling penting pembawaan Davan tenang banget menghadapi Hari Pertama ini. Katanya besok di sekolah mau sama Bu Nur, dengan mimik muka tersenyum khas “si smiling face” Davan. Termasuk sudah diajarkan cara untuk pipis tanpa full buka celana, dan semuanya terlihat mulus.

Tibalah hari H itu. Pas bangun tidur sekitar jam 5:30 katanya masih ngantuk. Tapi sarapan paginya cukup bagus. Optimisme untuk mau ditinggal bersama guru-gurunya masih terpancar di benak kami. Berangkatlah kami (Davan, sepupu Davan (Tsani), Abi dan Ibu) ke TK *** menggunakan sepeda motor. Setelah salam, Abinya pulang lagi meninggalkan mereka bertiga.

Awalnya aku bisa meninggalkan Davan dan Tsani bersama guru-gurunya. Tapi baru aja beberapa menit keluar, suara nada dering Whatsapp berbunyi. Ternyata dari gurunya. Hmmm.... ada gelagat kurang enak nih. Dugaanku Davan nangis minta ditemani ibunya. 

Ternyata.....

Hmmmm benar saja. Davan nangis minta ditemani ibunya. Kuhampiri Davan yang sedang menunggu ibunya di luar kelas sambil menangis. Tentu saja begitu lihat ibunya Davan langsung meluk ga mau lepas. Aku pun memeluknya sambil bertanya "Davan kenapa nangis?". "Ibunya ikut ke dalem (kelas)". Jawab Davan sambil terisak-isak. Akupun mengantarnya kembali sampai ke tempat duduknya. Pas mau kembali lagi, eh Davan malah meluk lagi sambil nangis terisak. Untung bu Guru nya baik, aku boleh menunggu Davan dalam kelas. 

Tak enak kelamaan di dalam kelas, akupun permisi untuk keluar ruangan kelas. Alhamdulillah Davan pun tidak menangis dan tidak menyusul lagi sampai jam pulang sekolah. 

Akhirnya kita pun pulang bersama tanpa drama.

Mudah-mudahan sholeh mandiri sampai selanjutnya ya anakku Davan. Ibu dan Abi selalu mendukung perubahan positif Davan. 

Senin, 14 Januari 2019

Kenikmatan HQQ: Ayam Penyet Bu eRTe Bandung


.
Namanya ayam penyet bu eRTe. Terletak di Jl.Haur Pancuh belakang Monumen yang di Jl. Dipati Ukur itu loh. Awalnya saya tahu ayam penyet bu erte ini pas dulu main ke kostan @dyah_lusi_iylu. Eh ga tahunya, beberapa tahun kemudian saya pun ngekost di daerah Haur Pancuh yg otomatis jadi dekettttt banget ama keberadaan ayam penyet ini, 'tinggal ngajleng'  bahasa Belanda nya mah. Dan kemudian pada tahun 2014 saya pun hengkang dari kostan saya tercinta ini, namun tidak pernah melupakan ayam penyet bu eRTe ini. Saya masih selalu mengunjunginya walau jarak memisahkan kita. Wkwkwk.
.
Disini ada berbagai macam pilihan sambel. Ada pedes-manis, sedeng-manis, pedes-asin, sedeng-asin, dan original. Kalau saya lebih suka sedeng-manis. Pilihan lauknya ada: ayam kecap, ayam bumbu kuning, tempe kecap, tempe bumbu kuning, tahu, ikan, tongkol, ati ampela, sate telur puyuh, dan usus. Untuk pilihan nasi, hanya ada nasi uduk dan nasi biasa. Untuk harga terupdate di awal tahun 2019 ini adalah: ayam+nasi 17ribu, tahu/tempe 2ribu. Dulu pas awal ngekost kesini ayam+nasi masih 12ribu kalo ga salah. Harga yang ga disebutin ya dikira2 aja deh ya, soalnya kemarin2 ga nanyain. Tapi masih harga mahasiswa lah ya. Asal jangan tiap hari, hahaha.
.
Untuk tempat, beuh jangan tanya. Dari dulu ga pernah berubah. Hihi. Roda ditutupi tenda aja gitu, udah. Meja panjang buat yang makan disitu ada 3 meja. Dengan posisi saling hadap2an sama pembeli lain kalo lagi makan, kebayang kan? Wkwkwk. Untuk kebersihan, ya biasa banget, tapi teteuppp aja ngantri yes kalo mau pesen.
.
Kalo bawa motor, disana bisa parkir motor kok, kalau bawa mobil,  mending parkir di daerah DU aja deh, atau titipin di kampus Unpad DU. Insya alloh aman. .
Kalo lagi mager, kayaknya ada di list @grabfoodid dan @gofoodbandung juga deh. Soalnya suka banyak aa-aa yang nunggu pesanan disana. .
Pas nulis ini jadi kepikiran kalo @mgdalenaf @tanboy_kun @nexcarlos lagi makan disini, mungkin yang lain jadi ga kebagian, saking banyaknya mereka kalo lagi makan. Hahahahaha. Cobain deh kuy ayam penyet bu eRTenya, dijamin ga kan nyesel :-P .
#foodblogger
#instafood
#catatan1srw
#ayampenyetbuerte

Kenikmatan HQQ: Ayam Penyet Bu eRTe Bandung


.
Namanya ayam penyet bu eRTe. Terletak di Jl.Haur Pancuh belakang Monumen yang di Jl. Dipati Ukur itu loh. Awalnya saya tahu ayam penyet bu erte ini pas dulu main ke kostan @dyah_lusi_iylu. Eh ga tahunya, beberapa tahun kemudian saya pun ngekost di daerah Haur Pancuh yg otomatis jadi dekettttt banget ama keberadaan ayam penyet ini, 'tinggal ngajleng'  bahasa Belanda nya mah. Dan kemudian pada tahun 2014 saya pun hengkang dari kostan saya tercinta ini, namun tidak pernah melupakan ayam penyet bu eRTe ini. Saya masih selalu mengunjunginya walau jarak memisahkan kita. Wkwkwk.
.
Disini ada berbagai macam pilihan sambel. Ada pedes-manis, sedeng-manis, pedes-asin, sedeng-asin, dan original. Kalau saya lebih suka sedeng-manis. Pilihan lauknya ada: ayam kecap, ayam bumbu kuning, tempe kecap, tempe bumbu kuning, tahu, ikan, tongkol, ati ampela, sate telur puyuh, dan usus. Untuk pilihan nasi, hanya ada nasi uduk dan nasi biasa. Untuk harga terupdate di awal tahun 2019 ini adalah: ayam+nasi 17ribu, tahu/tempe 2ribu. Dulu pas awal ngekost kesini ayam+nasi masih 12ribu kalo ga salah. Harga yang ga disebutin ya dikira2 aja deh ya, soalnya kemarin2 ga nanyain. Tapi masih harga mahasiswa lah ya. Asal jangan tiap hari, hahaha.
.
Untuk tempat, beuh jangan tanya. Dari dulu ga pernah berubah. Hihi. Roda ditutupi tenda aja gitu, udah. Meja panjang buat yang makan disitu ada 3 meja. Dengan posisi saling hadap2an sama pembeli lain kalo lagi makan, kebayang kan? Wkwkwk. Untuk kebersihan, ya biasa banget, tapi teteuppp aja ngantri yes kalo mau pesen.
.
Kalo bawa motor, disana bisa parkir motor kok, kalau bawa mobil,  mending parkir di daerah DU aja deh, atau titipin di kampus Unpad DU. Insya alloh aman. .
Kalo lagi mager, kayaknya ada di list @grabfoodid dan @gofoodbandung juga deh. Soalnya suka banyak aa-aa yang nunggu pesanan disana. .
Pas nulis ini jadi kepikiran kalo @mgdalenaf @tanboy_kun @nexcarlos lagi makan disini, mungkin yang lain jadi ga kebagian, saking banyaknya mereka kalo lagi makan. Hahahahaha. Cobain deh kuy ayam penyet bu eRTenya, dijamin ga kan nyesel :-P .
#foodblogger
#instafood
#catatan1srw
#ayampenyetbuerte

Kamis, 29 November 2018

Cara Daftar IXL

Dikutip dari webnya HSBIMBA.COM

Apa itu IXL?

IXL adalah situs pembelajaran online yang bisa dijadikan sebagai latihan pembelajaran yang berisi soal Matematika dan Bahasa Inggris. IXL bisa digunakan untuk anak usia playgroup sampai dengan SMA.


Kelebihan IXL yaitu:


Soal yang disajikan terlihat menarik. hal ini terlihat dari beberapa soal dengan gambar yang menarik sehingga anak mudah dalam menjawabnya.

Soal diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anak

Bagi orangtua ada laporan progres anak selama mengerjakan latihan sehingga orangtua dapat mengetahui kemampuan anak setiap minggunya

Diberikan medali saat anak mencapai ukuran menguasai materi

Diberikan award dan sertifikat dengan nama anak langsung dari IXL yang dapat di print sendtukiri.


____________________________________________


Berawal dari teman saya yang anaknya memang home-schooler. Teman saya itu menggunakan (salah satunya) situs belajar online IXL untuk latihan matematikanya, saya pun jadi tertarik untuk menggunakannya.
.
Awalnya saya buka dulu web ixl.com, lalu saya mencoba latihan yang gratisnya dulu untuk anak saya, Davan. Tak disangka Davan pun suka mengerjakan soal-soalnya. Berkali-kali dia minta untuk main IXL. Tak berpikir lama, saya pun bilang sama Abi nya Davan untuk mendaftar sebagai member IXL, karena kalau coba-gratis hanya bisa dikerjakan sekitar 20 soal perhari. Dan itu kurang cukup untul Davan yang selalu minta lagi mengerjakan soal. 
.
Saya pun bertanya kepada teman saya dimana bisa daftar IXL? Karena kalau di website nya langsung kalau dihitung-hitung, 1 tahun bisa menghabiskan sekitar 1,9 jutaan ($129) untuk combo package (math dan language arts) level pre-kindergarten. Kalau mau paket lengkap tambah mahal lagi hihi. Dan teman saya menyarankan untuk daftar di rumah inspirasi atau ke bu septi (founder institut ibu profesional). Tapi ternyata setelah saya hubungi ke rumah inspirasi, slot baru di buka lagi awal Desember dengan harga rp. 285.000 Yaah masih lama deh, pikir saya. Saya pun mencari lagi infonya di internet, dan akhirnya menemukan hsbimba sebagai solusi untuk pendaftaran IXL ini. Harga yang ditawarkanpun tidak jauh dari rumah inspirasi yaitu rp.300.000 untuk 1 tahun. Saya pun isi form yang tertera di web hsbimba.com/ixl. Setelah beres lalu saya transfer, dan kemudian mengirim bukti transfernya ke nomor whatsapp yang tertera. Kemudian pihak Bimba membuatkan akun nya dan alhamdulillah akhirnya Davan sudah resmi jadi member IXL. Dengan IXL, Davan menjadi tambah senang berhitung dan juga belajar english, karena dia berharap akan dapat awards yang bentuknya lucu-lucu, dan juga sertifikat.


.


Sekian cerita ibunya Davan tentang IXL.


Kamis, 30 Agustus 2018

Cara Memperpanjang SIM C

Untuk memperpanjang SIM C saat ini, sepengalaman saya sangatlah mudah dibandingkan 5 tahun yang lalu yang masih syarat dengan adanya calo. Disamping itu, sekarang memperpanjang SIM C bisa dengan mendaftar secara online terlebih dahulu sehingga bisa mempermudah kita. Untuk mendaftar perpanjang/pembuatan SIM secara online bisa daftar ke web http://sim.korlantas.polri.go.id/booking/home. Lalu pilih "Pendaftaran SIM Online", isi data dalam form yang tertera dan ikuti petunjuk selanjutnya di web tersebut sampai selesai. Akan tetapi yang akan saya bahas disini adalah memperpanjang SIM C secara offline. Persyaratan yang dibutuhkan untuk memperpanjang SIM C secara offline adalah: 1.Surat Kesehatan yang ditunjuk oleh mitra kepolisian setempat. Jadi jangan bikin sendiri di praktek dokter dekat rumah, di puskesmas dekat rumah, dsb. Biasanya sih mitra yang bikin surat kesehatannya berada tidak jauh dari Polres setempat, tinggal tanya aja ke pak polisi yang ada di Polres setempat. Untuk di daerah saya, membuat surat keterangan sehat ini dihargai Rp.30.000,- dan mungkin akan berbeda ditiap-tiap daerah. 2. sIM c lama yang asli (siapkan juga fotocopynya untuk jaga-jaga) 3. Fotocopy KTP Setelah semua persyaratan lengkap, berikut tahapan yang harus dilalui ketika memperpanjang SIM: 1. Segera datangi Polres setempat; 2. Berikan ke-3 persyaratan tersebut ke meja pendaftaran. Tunggu dipanggil untuk mendapatkan forrmulir yang harus diisi; 3. Setelah dipanggil isi formulir tersebut dengan benar. Kalau bisa bawa pulpen sendiri supaya tidak berebutan memakai pulpen yang ada di Polres; 4. Membayar biaya perpanjangan SIM C sebesar Rp. 75.000,- di kantor kas BRI yang terdapat di ruangan perpanjangan SIM tersebut; 5. Membawa nomor antrian untuk verifikasi data 6. Menunggu nomor antrian kita dipanggil, untuk di cek kembali apakah data yang diinput oleh petugas kepolisian tersebut sudah betul atau belum; 7. Setelah data yang diinput sudah benar, ambil formulir yang telah diverifikasi tersebut ke ruang sidik jari dan foto; 8. Kita akan dipanggil untuk sidik jari, tanda tangan, dan pas foto untuk SIM C; 9. Setelah foto dan sidik jari, kemudian ke ruangan cetak SIM. Beres deh. Hanya butuh waktu sekitar 30 menitan untuk memperpanjang SIM. Selamat mencoba :)

Senin, 30 April 2018

Masak vs Ga Masak

Memasak bagi saya adalah sebuah prestasi. Kenapa? Karena sebagai  istri dan ibu rt, saya ga pandai memasak, biasa saja. Tapi saya senang sekali menonton tutorial masak di youtube ataupun di tv. Pak suami ampe bosen liat saya nonton acara masak memasak, karena jarang sampe dieksekusi jadi kenyataan. Hahahaha. Maafkanlaahh.

Sebenarnya saya suka sih masak, tapi suka hoream alias males belanja ke warungnya. Kenapa males? Karena kadang yg mau kita beli ga ada (ya iyalah da kesiangan). Belum lagi harga nya pada naik, (apalagi nanti pas mau puasa). Jadi, kalo dihitung2 biasanya masak sendiri sama beli jadi itu kadang lebih murah beli jadi loh. Mari kita hitung2. Di warung sunda yang suka saya beli masakan udah jadi, dengan uang 30rb kita sudah bisa mengantongi 10 bungkus masakan dengan varian berbeda2. Tapi kalo belanja ke warung 30rb paling bisa beli buat capcay-eun aja: tahu lembang 8rb, saosin 3rb, baso 6rb, saori 3rb, wortel 2rb, kol 2 rb, buncis 3rb, bombay 2rb, bawang daun 1rb. Total 30rb. Nah kan cuma bisa buat satu mavam masakan? Tapi kalo sisa bisa buat bakwan dll yg bahan dasarnya ya itu tadi. 

Bicara masak memasak, rekor pertama saya adalah saya pernah bikin semur jengkol sendiri waktu saya SD. Saya ulek sendiri bumbunya, saya goreng dan geprek sendiri jengkolnya, dan saya masak sendiri untuk kemudian saya kasihkan ke ibu saya agar dicicipi. Dan katanya enak (ukuran anak SD Hihi). Oh ya, guru masak saya sampai saat ini cuma ibu saya dan youtube :-P 

Jadi inti dari tulisan ini adalah, memasaklah selagi kamu mau, dan jika bosan masak maka belilah, gausah pake ribet. Yang penting anak dan suami makan saya mah :-P :-P 

Berikut saya upload foto masak memasak saya selama beberapa hari ini. Cekidot. 



Senin, 12 Februari 2018

Review Hotel: Pop Hotel Sangaji Yogyakarta

Waktu ke Yogyakarta akhir tahun kemarin, saya dan keluarga menginap di Pop Hotel Sangaji. Letaknya strategis di dekat Tugu. Interiornya warna warni dominan hijau. Harga juga tidak terlalu mahal. Kalau ambil paket khusus ada paket jalan2 pakai becak dari hotel sampai Malioboro. Untuk sarapannya lumayan lah, not bad hehe. Karena waktu itu banyak pengunjung di hotel jadi agak crowded juga makannya. Tapi overall good lah. Interior depan hotelnya lucu deh kalo buat foto2, instagramable. Oh ya di Pop Sangaji juga ada yang jualan bakpia, jadi kalo ada yang mau beli oleh2 ga usah jauh2.
Kebetulan foto2 pas di Pop Sangaji ga ada di hp. Nanti aja menyusul foto2nya yaa.

Jumat, 12 Januari 2018

HARGA MIRING TRAINING MONSTER AFFILIATE SAMPAI 17 JANUARI 2018

Bagi kamu yang pengen punya tambahan penghasilan dari internet, tapi bingung caranya gimana, bisa ikutan training Monster Affiliate dari Mastahnya langsung kang Dewa Eka Prayoga dan mas Andre Andropia.

Teman-teman pasti berpikir kalau training dari mastah nya langsung pasti mahal, emang mahal siihh harganya Rp 994.000,-, TAPIIIIIIIIIIII
khusus untuk temen-temen yang bergerak cepat join di masa promo ini, mulai tanggal 10 JanuarI 2017 – 17 JanuarI 2017, kami akan berikan DISKON KHUSUS sebesar 50 % !, Gunakan Kupon “HARGAMIRING“
Jadi, Anda Cukup Berinvestasi :

Rp 994.000
Rp 497.000
SEKALI BAYAR
Tanpa Biaya Tahunan

teman-teman nanti daftar disini http://monsteraffiliate.co dan nanti masukkan kupon
“HARGAMIRING“

JANGAN TUNGGU LAGI, SEGERA DAFTARKAN, SEBELUM HARGA NAIK KEMBALI
SELAMAT MENIMBA ILMU DAN MENAMBAH PENGHASILAN

Selasa, 09 Januari 2018

Review Hotel: Grand Amira Solo

(desain interior Grand Amira, dok pribadi)



Waktu memilih penginapan di Solo, saya agak bingung karena susah nemu hotel yang sesuai budget kayak di Smart Budget Hotel Semarang. Hehe maklum kita kan keluarga yang hobbynya pengen jalan-jalan terus, tapi budget nya terbatas. Wkwkwk semoga kedepannya kita dapet sponsor kalo pengen jalan-jalan #ngarep :P.

Di Solo, biaya menginap sehari sama dengan biaya menginap dua hari di Semarang. Nah lho. Tapi yo wis lah, kita kan udah nabung jauh-jauh hari, budget nya masih ada tinggal dikurangi budget makan-makan aja wkwkwkw. Akhirnya, saya putuskan untuk menginap di Hotel Grand Amira, dekat daerah Pasar Kliwon.

Baiklah, kita langsung ke review hotel:
=> Lokasi Hotel Grand Amira cukup strategis terletak di dekat Keraton Kasunanan, dan dekat dengan Pasar Kliwon.
=> Makanan pada saat breakfast nya bervariasi jadi semua saya cobain satu-satu hehehe, untuk anak jika tidak mau makan nasi, tersedia cococrunch + susu. Kalau ambil kamar tanpa breakfast pun disekitaran hotel banyak yang jualan. Ga perlu takut kelaparan hehe.
=> Kebersihan kamar mantap, kamar dan kamar mandi nya pun luas, jadi kalau mau sholat di kamar ga sempit.

Kayaknya cukup dulu review Hotel Grand Amira, nanti kalau ada yang kurang saya tambahin lagi deh. Yang mau nanya bisa comment dipostingan ini.

Minggu, 07 Januari 2018

Review Hotel: Smart Budget Hotel Semarang

(dok: pribadi)




Di penghujung 2017 lalu, saya dan keluarga melakukan perjalanan ke JOGLO SEMAR (jogja, solo, semarang). Kota yang pertama dikunjungi adalah kota Semarang, dan saya memutuskan untuk memilih menginap di Smart Budget Hotel Semarang.

Berikut review versi saya (Skor 1-5 Bintang)
Cleanliness: Kamar bersih dan rapi. Saya kasih bintang lima hehe.
 
Comfort: Walaupun bersih dan rapi, tapi dikamar saya ada binatang kelabang, untung keburu ketahuan. Mungkin dari arah kamar mandi atau dari mana saya ga tau. Dan itu membuat saya agak kurang nyaman karena saya membawa anak kecil. So far gak apa-apa sih, tinggal dibuang aja. Selesai. Saya kasih bintang empat aja.
 
Meal: Saya menginap disini ga include breakfast, jadi kurang tau menu nya kayak gimana. Saya hanya pesan sosis dan kentang untuk anak saya aja. Rasanya ya standar sosis dan kentang kebanyakan saja.

Location: Untuk lokasi, hotel ini seperti di daerah perumahan, dan ketika saya nyampe pukul 11 malam ke hotel ini restoran sudah tutup, tidak ada yang jualan pula disekitar hotel baik malam maupun pagi hari ternyata. Untung ada go-food yang masih siap sedia membantu kita yang kelaparan. Saya sarankan bagi yang menginap di Smart Budget Hotel, dan kebetulan tidak bawa kendaraan, saya sarankan untuk merental motor agar mudah untuk kemana-mana, selain juga menghemat biaya transportasi.
 
Service: Oke, staff ramah-ramah, gerak cepat untuk diminta bantuan. Good Service.

Sekian review Smart Budget Hotel, jika ada yang mau tanya-tanya silahkan.

Jumat, 29 Desember 2017

Back to My Blog

Setelah sekian lama vacuum nulis blog, malah keseringan aktif menjadi penulis facebook dan instagram, akhirnya resolusi tahun 2018 saya adalah kembali aktif menulis di blog.

Di blog kali ini saya berencana akan menulis review beberapa buku, hotel yang pernah saya sambangi, makanan, tempat wisata, about batita, dan apa lagi ya. Nanti deh let it flow aja ya. Ujung2 nya males nulis kan berabe huhuhu.

Yo wes sekian dulu tulisan pembuka di tahun 2018. Mudah2an saya punya konten yang bermanfaat untuk ngisi blog ini.

Jumat, 11 November 2016

Yuk, Beli Emas Antam Hari Ini di Kudo!


Emas merupakan logam mulia berharga yang sejak zaman dahulu digunakan sebagai uang, nilai penyimpan dan perhiasan. Oleh sebab itu tak heran bila kini emas dijadikan sebagai media untuk berinvestasi maupun digunakan sebagai perhiasan, tergantung kebutuhan si pemakai. Oleh sebab itu, kali ini saya akan membahas tentang membeli emas Antam di kudo sebagai media untuk investasi.

Konon katanya investasi dengan emas dan tanah bisa lebih stabil dan riil. Namun bila dibandingkan dengan tanah, investasi dengan emas ini cenderung lebih fleksibel. Berbeda dengan investasi tanah yang cenderung harus memiliki modal yang besar, dengan emas kita bisa berinvestasi dengan memilih harga emas yang cocok dengan kemampuan keuangan kita. Apakah emas dengan nilai 0.5 gram, 1 gram, atau bahkan 100 gram. 

Seperti hal nya uang yang memiliki "nilai" lebih tinggi jika memiliki buntut "000" yang panjang dibelakang angka 1-9, maka emas pun memiliki nilai yang kita sebut dengan karat. Semakin tinggi nilai karat suatu emas maka semakin tinggi pula "nilai" penghargaan terhadap emas tersebut.

Tingkatan tertinggi dalam emas adalah 24 karat. Dengan kata lain 24 karat merupakan logam emas murni tanpa campuran dari logam lain seperti tembaga, nikel, perak, dsb. Sehingga pantas saja bila emas dengan 24 karat memiliki kontur yang lebih lunak. Adapun emas yang digunakan untuk perhiasan, biasanya telah dicampur dengan material lain seperti tembaga ataupun perak agar dapat dibentuk menjadi perhiasan seperti kalung, cincin, gelang, dsb. 

Bila suatu hari kita ke toko emas dan mendapatkan penjual toko emas mengatakan "ini emas 23 karat", berarti tingkat kemurnian emas tersebut adalah 23karat/24karat X 100% atau sekitar 95,8% nilai emas nya. Contoh lain bila emas tersebut 20 karat berarti tingkat kemurnian emas tersebut adalah 20karat/24karat X 100% yaitu sekitar 86.49% nilai emasnya. Mudah bukan cara menghitungnya?

ANTAM atau aneka tambang merupakan perusahaan pertambangan yang memiliki area kerja yang mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari komoditas bijih nikel, feronike, emas, perak, bauksit dan batubara (www.antam.com). Jadi, Antam merupakan perusahaan resmi yang mengolah dan memasarkan logam mulia emas untuk para konsumen yang memerlukannya untuk investasi. Antam mengeluarkan logam mulia emas ini beserta sertifikatnya yang asli.

Dengan memiliki tabungan emas, kita setidaknya sudah berinvestasi untuk kebutuhan masa depan kita dan keluarga. Untuk memperoleh emas keluaran Antam yang bersertifikat asli ini, kita bisa membelinya di KUDO. Tinggal klik link ini https://shop.kudo.co.id/online/emas-dinar-dan-perhiasan/1846 atau kita bisa membelinya dengan menghubungi agen Kudo dan dalam beberapa hari logam mulia emas pun sampailah ke rumah kita. Horeeee.

Kudo menjual emas batangan ini dari yang mempunyai berat 0.5 gram dengan harga 300rb-an sampai berat 100gram seharga 59juta-an. Wow banget kan ya. Yuk ah beli emas di Kudo hari ini jangan tunggu besok-besok, nanti tidak kebagian lagi.


Sumber foto: www.google.com

Jumat, 08 Januari 2016

#MainYuk sama Davan

Halo halo ibu ibu yang punya anak batita ataupun balita??😁😁.

Di proyek menulis ini, saya akan memulai menulis tentang keseharian saya bersama anak saya, Davan. Saya akan beri tagar #MainYuk karena diambil dari salah satu judul buku yang ada di Ensiklopedi Bocah Muslim (EBM).

Dalam buku #MainYuk ini, banyak praktek permainan yang bisa dilakukan oleh anak-anak bersama orang tua nya. Atau kalau anak nya sudah besar bisa mengexplore sendiri permainan dalam buku tersebut, ditambah dengan Augmented Reality nya.

Yuk cek tulisan saya ketika bermain dengan anak saya bunda.

Salam,
Sri Ratna || Book Advisor MDS || BBM 58571655

Sabtu, 12 September 2015

Abi Iyang yang Romantis

Beberapa hari kemarin suami saya alias Abinya Davan kirim lagu lewat whatsapp yang dia gitar sendiri kemudian di rekam di handphone.
Lagunya dari RAN. Hoho so sweet banget dah Abi. Dia emang bukan tipe suami yang sering berkata2 romantis. Tapi sekalinya romantis, beuhhhhhh meleleh dehh.
Saya pernah protes karena dia jarang romantis, Dia bilang: kalo sering2 nanti kerasanya biasa Bu, mending jarang2. Hehe. Oke deh kata saya.
Love you Abi.
Kamu dan Davan adalah kesayangan ibu.
😘😘😘😘😘

Kisah Davan

Alhamdulillah Davan 10 september kemarin genap 13m.
Davan udah makin pinter ajah sampe ibunya dagdigdug kalo ninggalin Davan walaupun cuma sebentar juga.
Pas hari apa Ibu lupa lagi, Davan, ibu tinggalin cuma semenitan ke kamar mandi mau bawa lap pel. Karena lantai kotor dan Davan sudah mandi, ibu simpan Davan di baby walking. Daaaannnn pas ibu balik lagi ke ruang tv, ehhhhhhh anak pinter itu udah nangkring aja berdiri di pinggir sofa tv, yang berarti dia udah keluar sendiri dari baby stroller itu sendirian, padahal dia belum bisa jalan. Haduhhhh ibu bengong beberapa saat gimana caranya Davan keluar dari baby walking dan kemudian nangkring d sofa tanpa jatuh. Alhamdulillah pokoknya Alloh melindungi anak hamba.
Ahhhhh anak itu memang makhluk Alloh yang gemesin.
Lain cerita, ibu lagi nyuapin Davan sambil nemenin Davan ngacak2 mainan di depannya. Ibu sambil lalu, tidak berekspetasi yang berlebihan terhadap Davan kemudian bilang : "de, coba ambilin buku disitu, nanti ibu bacain". Dan Davan yang sedang main bola pun kemudian merangkak kemudian nyingkirin2 mainan dan kemudian membawa buku yang tertimbun di bawah mainannya. Ya Alloh ibu speechless banget, suprised, ga nyangka anak ibu udah mulai ngerti kalo di ajak ngomong.
Ahhh pokoknya tiap hari Davan suka bikin ibu terkagum2. Love you nak. Abi dan Ibu sayang Davan.

Minggu, 08 Maret 2015

Davan di sunat

02.03.2015. Merupakan salah satu hari bersejarah buat ibu, abi, dan davan. Hari itu adalah hari davan disunat alias dikhitan.

Davan disunat di usia 6 bulan lebih. Tidak ada indikasi medis yang mengharuskan davan untuk disunat ketika bayi, hanya ingin jongjon alias santai saja kalau anak sudah disunat. Tadinya ibu dan abi malah mau usia 3 bulan atau sebelum tengkurep aja davan disunat, tapi masih ditunda2 aja karena kasihan. Tapi akhirnya davan disunat juga begitu ibu, abi dan davan pulang ke rumah babah di bandung.

Davan disunat oleh prof.dr. chairul ismael. Dokter ini adalah dokter spesialis bedah anak yang juga bisa menyunat. Waduh davan harus bangga karena disunat oleh seorang guru besar. Hehehe.

Waktu davan disunat, davan diantar oleh ibu, abi, mamah haji, kk hasna, a iday, dan uwa sandi. Ibu dan abi sudah deg deg an aja dari siang nya, khawatir ade jerit jerit kesakitan.

Ibu,  Abi, dan Davan pun masuk ke ruangan untuk disunat.  Disana sudah ada dr. Chaerul dan 1 orang suster yang membantu. Awalnya Davan senyum2 karena belum tau mau disunat (yaiyalah). Lalu Davan pun tiduran,  dan kakinya di rentangkan sambil diikat di kedua sisi. Nah mulai disitu Davan mulai curiga karena tidak bisa menggerak2an kakinya apalagi tengkurap. 

Kemudian dokter dan suster pun mulai beraksi menyunat Davan. Sementara ibu dan Abi memegangi tangan Davan yang mulai menjerit2.

Singkat cerita sunat Davan pun beres sekitar 1 jam dengan biaya 3juta rupiah. Alhamdulillah ibu lega karena Davan udah disunat. Davan pun pulang dengan posisi t*t*tanpa dibalut perban. Dan mulai malam itu sampai luka Davan kering, Ibu harus menjaga Davan agar jangan dulu tengkurap apalagi mandi. Dan ternyata hal tsb berlangsung sampai 3minggu kedepan (haha kebayang). Benang yang terdapat pada t*t*t Davan pun digunting oleh dokter pada minggu  ke3 atau setelah kering.

Ya gitu deh ceritanya hehe.

Semoga Davan jadi anak sholeh kebanggaan orang tua.

Rabu, 21 Januari 2015

My lovely son: Davan Aufa Syahidan

Akhirnya setelah 1 tahun vakum nulis blog, bisa nulis lagi. Dan mudah2an jadi lebih aktif lagi nulis blog. hehe. Alesan vakum sih karena kemaren2 lagi nulis thesis ama syibuk jadi ibu baru hehe. Iya, perkenalkan nama anak saya Davan Aufa Syahidan. Berikut ceritanya:



DAVAN AUFA SYAHIDAN
bin
ABI DIAN ARIYANA
IBU SRI RATNA WULAN

Lahir: BANDUNG--AHAD, 10 Agustus 2014

Davan di aqiqah di Bandung tanggal 16 Agustus 2014. Kambingnya disembelih Ustadz Heri di Cililin. Davan Aufa Syahidan bila diterjemahkan bebas berarti anak tersayang yang setia pada Alloh Yang Maha Menyaksikan.

Waktu umur 4 hari, Davan pernah ngungsi keluar rumah, padahal Davan lagi disusuin sama Ibu. Penyebabnya karena tetangga toko Babah yang di Ciroyom kebakaran karena korsleting listrik. Dan waktu itu kita semua pada khawatir nyampe rumah kebakarannya, karena pemadam kebakaran belum nyampe juga ke Ciroyom. Alhamdulillah tidak terkena, tapi kasihan tetangga toko Babah rumahnya kebakaran. Semoga lekas pulih lagi segala-galanya.

Waktu Davan diaqiqah, keluarga Ibu dari Subang datang semua. Ibu malah nangis pas enin engki dan semuanya mau pulang, karena Ibu masih kangen.

Oh iya, Davan mudik ke Subang waktu Davan usia kurleb 2 minggu, dianterin Mamah Aji, Babah, dan Mang Komar yang nyupirin mobil Babah. Sejak itu Davan dan Ibu tinggal di Subang, dan Abi masih bolak balik Bandung-Subang.

Davan nenennya campur antara ASI dan Sufor, karena nenenya Ibu ga gitu banyak. Padahal Ibu udah makan segala agar ASI buat Davan banyak. Ibu ngasiin Davan sufor karena khawatir Davan dehidrasi. Keliatan dehidrasinya matanya jadi dalem, trus badannya kering gitu. Awalnya selama 2 bulan Davan dikasih ASI aja sama Ibu, tapi selama 2 bulan itu BB Davan naiknya Cuma 0,2 ons dari 3,2kg ke 3,4kg. Padahal kata DSA, umur 2 bulan itu harusnya BB udah 4 atau 5kglebih. 

Terus waktu Davan mau diimunisasi HIB pas usianya 2 bulan, sama Bidan jangan dulu diimun, nunggu BB nya naik dulu, dan disuruh ke DSA lagi. Akhirnya kita ke Dokter aja untuk konsultasi sekalian imunisasi. Walhasil dari semenjak itu Davan imunisasinya ke DSA aja, enggak ke Bidan. Ke Bidan mah Cuma 2 kali waktu Davan baru usia 10 hari (Di Bidan Leni yang di Bandung) sama waktu Davan usia 1 bulan (di Bidan Teti yang di Subang).

Imunisasi di Bidan sama di DSA beda waktu pemberiannya. Kata DSA sih kalau Bidan itu menurut program pemerintah, tapi kalau DSA menurut kebutuhan si anak. Ah Ibu sebagai konsumen jadi pusing, kenapa atuh mereka sebagai praktisi kesehatan meni ngebedabedain waktu pemberiannya, kenapa mereka ga kompromi aja atuh.

Pas Davan mau diiimunisasi HIB yang kedua, tepat ketika Davan usia 4 bulan, DSAnya bilang ke Ibu gini: “saya pernah bilang tentang jantungnya belum?”. Ibu bilang: “Belum, Dok”. Dokter bilang lagi:”nanti cek saja ke Bandung, soalnya denyut jantungnya beda, mungkin ada jantung bawaan”. Yah kurleb seperti itu percakapannya. Dan memang besok, Abi, Ibu dan Davan mau ke Bandung mau nengokin Babah dan Mah Aji juga uwa2nya, jadi pas waktunya. Setelah mendengar kata jantung bawaan atau orang awam kadang nyebutnya “jantung bocor”, Ibu dan Abi langsung lemes dengernya, karena ga nyangka banget. Davan setiap harinya kelihatan ceria, baceo aja, ga rewel, dsb. Makanya Ibu dan Abi juga keluarga Subang pada ga nyangka semua. Ibu mah nangis aja.

Nah, karena kita semua ga percaya, maka besoknya kita konsul lagi ke DSA yang lain di Subang, untuk second opinion, eh taunya prediksi DSA itu juga sama aja. Ibu dan Abi sepanjang jalan pulang  itu nangis aja, masih shocked. Abi yang biasanya jarang nangis, malah sengguk-senggukan sambil sholat, apalagi Ibu jangan ditanya. Engki bilang, banyak berdo’a aja.

Ternyata, tetangga Ibu di Subang anaknya juga punya riwayat yang sama. Dia konsul ke Dokter Spesialis Jantung Anak di Bandung. Dia kasih Ibu nomor telepon doktermya. Padahal DSA di Subang ngasih rujukan ke Dokter Rachmat Budi, tapi karena tetangga konsulnya ke Dokter Sri Endah, jadi Ibu dan Abi ke Dokter Sri Endah aja. Kita pun nunggu untuk di tes ECHO hampir 2 minggu di RSHS, karena alatnya sedang rusak. Tes ECHO ini agar ketahuan apa jenis penyakit jantung bawaan Davan ini, dan seberapa besar lubangnya.
Ibu dan Abi pilih tes ECHO di RSHS karena lebih terjangkau, habis 650rb termasuk pendaftran, konsul Dokter, dan tes ECHO. Tes ECHOnya sendiri mah sekitar 540rb an. Kalau tes ECHO di Melinda dengan Dokter yang sama, harganya 1jt 250rb. Eh, pas Abi ngobrol2 sama bapak2 yang anak kembarnya kena jantung bawaan juga, ternyata di RS Santosa malah 600rb juga. Yaa sama aja, tapi tempatnya lebih nyaman kalau di RS Santosa.

Pas konsul, kata Dr. Sri Endah, Davan terkena penyempitan katup jantung, atau bahasa ilmiahnya pulmonic stenosis. Dr. Sri Endah mengatakan bahwa penyakit jantung bawaan pada Davan bukan kesalahan siapa-siapa, karena diluar kuasa diri kita karena jantung pada bayi di janin itu terbentuk ketika usia sekitar 12 minggu. Penyebab penyakit ini pun masih belum diketahui apa penyebab sebenarnya, dan obatnya pun apa. Dokter menyebutnya ini takdir, hanya kuasa Alloh yang bisa menyembuhkannya, kurleb seperti itu percakapannya. Pantangan makanan untuk bayi dengan penyakit jantung bawaan pun tidak ada. Apapun boleh selagi itu sehat. Ibu dan Abi agak lega juga, karena penyempitan katup pada Davan tidak terlalu parah. Kata Dokter mudah-mudahan seiring bertambahnya umur, penyempitan itupun juga berkurang. Ibu dan Abi dianjurkan dokter untuk kontrol 2 bulan sekali.

Kini usia Davan sudah 5 bulan 10 hari. Waktu Davan usia 5 bulan pas, Davan malah sakit panas. Hikshiks Ibu malah nangis lagi nangis lagi karena kasihan lihat Davan panasnya tinggi terus enggak turun-turun selama 4 hari. Davan pernah sampai panas 39,9 C. Ibu udah deg-deg an aja karena kalau baca-baca di internet jika bayi udah 41 C bisa jadi step dan kejang-kejang. Awalnya pertolongan pertama yang ibu lakukan ngompresin badan Davan pake air hangat, pake bye2 fever juga, ngecek suhu badan pake termometer, dan Davan dipakein baju yang menyerap keringat. Ibu dan Abi bertahan untuk tidak dulu memberikan obat penurun panas dan pergi ke dokter. Namun, karena udah 2 hari badan Davan naik turun, dan waktu di cek panasnya 39,8, akhirnya Ibu dan Abi ngasihin Davan obat penurun panas Sanmol Drops, karena khawatir kejang-kejang kayak Havel sepupunya Davan. Sanmol Drops ini udah Ibu cek di internet dan tanya ke temen-temen ibu yang bidan aman untuk bayi. Dan yang ibu pernah baca Sanmol ini dikasihin kalo suhu bayi udah 38,3 dan ga turun-turun. Kalau dibawah itu mah dikompres air hangat aja. Pemberian Sanmol harus jeda sekitar 6 jam (4 jam juga bisa kalo panasnya tinggi terus), dan jangan lebih dari 5 kali dikasihin ke bayi dalam satu hari.

Alhamdulillah panas Davan turun hanya dengan sekali pemberian Sanmol Drops, dan Ibu tidak ngasihin lagi Sanmol ke Davan karena sudah kurang dari 38,3 C. Besoknya suhu Davan normal, tapi keesokan harinya suhu Davan panas lagi sampe 39 C lagi. Ibu udah nangis-nangis lagi karena takut DBD atau Tipes. Akhirnya Ibu dan Abi kasih Davan obat Sanmol lagi. Dan untuk mengompresnya, karena kalau pakai handuk kecil cepat dinginnya, maka Ibu dan Abi memutuskan untuk merendam Davan pakai air hangat. Hal itu aman-aman saja setelah Ibu baca-baca di internet. Bahkan bisa berkali-kali, karena dengan merendam pakai air hangat, suhu didalam tubuh Davan nanti lama-lama mulai menurunkan panasnya. Dan Alhamdulillah semenjak hari itu suhu Davan normal kembali.

Oh iya, kenapa Ibu dan Abi belum mau membawa Davan ke Dokter, karena suhu segitu dirasa masih wajar, kecuali kalo sudah 40 C keatas, perlu diwaspadai khawatir terjadi kejang dan step. Selain itu, kalo ke Dokter takut dikasih antibiotik ah. Padahal panas itu kan bukan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, tapi oleh virus. Sebenarnya panas, batuk, flu pada bayi bisa sembuh dengan sendirinya. Selain itu kalau bayi dikasih antibiotik asa gimanaaa gitu Ibu mah, takut nantinya malah kebal sama penyakit. Ya, Ibu sebagai orang tua baru ingin meminimalisir pemberian obat pada anak aja sebenarnya mah, karena kan obat itu pada dasarnya adalah racun hehe.

Udah dulu ah ceritanya, Davan sekarang sudah bobo. Ibu juga mau ngerjain revisi thesis yang belum kelar-kelar setelah melahirkan Davan hehe. Semangat.


Sabtu, 11 Januari 2014

Antara Thesis dan Mual

Ternyata bukan hal yang gampang kalo ngerjain thesis trus kitanya lagi hamil di minggu2 pertama, apalagi sambil ngekos pula. Dimana fasilitas amat sangat minim. Beruntung ada suami yang menemani, tapi kan ga tiap waktu juga suami menemani, kan kerja. Apalagi pekerjaan suami yang begitu panjang, berangkat shubuh pulang sore atau malam.

Pagi-pagi udah ngerjain thesis sambil tiduran, laptop pun saya bawa tiduran sambil ngetik, yang ga tau mau ngetik apa. Otak rasanya stuck mau nulis apa, tapi halaman thesis belum jua bertambah. Ditambah mual, kadang muntah, pegel-pegel, sakit punggung, dan aduhainya lagi, kamar mandi ada di lantai bawah. Walhasil, olahraga deh seharian.

Kadang lupa makan pagi, karena keterusan ngetik, ditambah dikosan stok makanan habis. Walhasil kasihan calon dd bayi yang ibu nya masih slengean, maafin ibu ya de, de utun yang sehat ya di perut ibu. Bantu ibu ngerjain thesis juga ya de.

Ya begitulah kenangan mengerjakan thesis ini, semoga segera di acc dan segera wisuda, supaya tak ada pertanyaan lagi "kapan lulus?" hehe.

Hadiah Ulang Tahun dari Anakku

Alhamdulillah syukur tak terhingga atas nikmat-nikmat Alloh yang diberikan hingga detik ini. Alhamdulillah Alloh amanahkan kepada kami anak ...